Kabar Nasional – Pemkab Purwakarta Menyiapkan Asuransi Khusus Bagi Warga yang Keracunan Gas Pabrik

 

Sedikitnya ada 42 warga kampung Ciroyom, Desa Cicadas, Kec Babak Cikai, telah menjadi korban keracunan gas pabrik. Insiden itu terjadi pada Selasa 1/11/2016. Banyak warga desa yang telah keracunan itu, diduga karena adanya kebocoran gas pabrik.

Dedi Mulyadi selaku Bupati Purwakarta, telah melakukan peninjauan langsung pada Rabu siang 2/11/2016. Dedi menemui para warganya yang telah menjaid korban keracunan atas kebocoran gas pabrik tersebut. Salah satu korbannya ialah Keluarga Udi Mulyadi, 48 tahun. Keluarga ini rumahnya telah berbatasan secara langsung dengan tembok dari pabrik yang berada di RT 3 RW 10 tersebut.

“Siapa saja yang telah keracunan itu?,” tanya Dedi dengan menggunakan bahasa daerah setempat.

Sadayana Pak. Bahkan istri saya, mah sampai pingsan karena gak kuat. Awalnya dia hanya merasa pusiang serta mual – mual saja,” jawab Udi.

Udi pun mengatakan bawha kejadian keracunan yang terjadi seperti kemarin, sebenarnya telah terjadi sebanyak tiga kali. Bahkan pada beberapa waktu yang lalu, jumlah korban malah lebih banyak dibandingakan dengan hari Selasa kemarin. Korbannya mencapai ratusan orang.

Untuk menanggapi hal itu, kemudian Bupati Dedi memiliki rencana untuk memanggil dari para petinggi pabrik yang telah diduga sudah menyebabkan gas beracun. Sementara itu, dua pabrik lainnya yang juga sama – sama mempunyai resiko yang tinggi terhadap lingkungan.

“Nanti saya akan memanggil dari ketiga perusahaan tersebut, guna membahas bersama – sama supaya masyarakat yang berada di sekitaran pabrik nantinya bisa diasuransikan,” imbuhnya.

Dedi pun telah menegaskan bahwa satu desa yang memang berdekatan langsung, seharusnya semuanya harus terakomodir dengan asuransi. Apabila masyarakat telah mempunyai BPJS, maka statusnya pun harus dinaikkan menjadi kelas satu.

Tidak hanya itu saja, pada pembahasannya nanti, rencananya juga akan dibicarakan menganai status dari premi. Harus ada kesepakan, siapakah yang nantinya akan membayarkan premi bulanan itu.

“Nanti bisa semuanya ditanggung oleh perusahaan, ditanggung oleh pemerintah muapun ditanggung secara bersama – sama,” tambah Dedi.

Tidak hanya itu saja, nantinya pihak Pemerintah pun juga bisa bekerjasama bersama pabrik untuk membangun klinik dengan dokter spesialis pada dekat ketiga pabrik tersebut. Hal itu bertujuan supaya warga bisa memeriksakan dirinya secara khusus.

Be Sociable, Share!

 
3  

Tags

, , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author