Kabar Nasional – Pengedar Sabu Berprofesi Sebagai Tukang Ojek

 

Narkoba merupakan musuh terbesar masyarakat didunia. Efek mengerikan akibat mengonsumsinya, tidak lantas membuat orang menjauhinya. Malah selalu menghalalkan cara untuk mendapatkannya. Dari orang berduit sampai orang tak punya pun berlomba-lomba untuk mencari keuntungan dari barang haram tersebut.

Polresta Depok berhasil menangkap seorang tukang ojek (30) yang berinisial KB akibat kasus narkoba. Dari hasil penyelidikan ia telah terbukti membawa sabu bernilai Rp 50 juta. Sekalipun narkoba dapat menghilangkan nyawa, banyak orang yang tak takut untuk membelinya. Hal ini juga dijelaskan oleh Kepala Satresnarkoba Polresta Depok yaitu Kompol Putu Kholis, bahwa pelaku ditemukan di pangkalan ojek. Setelah berhasil menangkapnya, para petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah kontrakan yang berada di jalan Tipar, Cimanggis.

Di dalam kontrakan pelaku, para petugas yang menggeledah rumah pelaku berhasil menemukan sabu berjumlah 3 bungkus plastik klip dengan berat 25,86 gram. Dihitung-hitung sejumlah uang yaitu Rp 50 juta. Keberadaan barang haram tersebut di lemari baju milik pelaku.

Peristiwa ini berawal ketika para petugas mendapatkan laporan bahwa pelaku KB menyimpan narkoba. Setelah itu para petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap KB, dan saat ini akan dilakukan proses pengembangan. Dari keterangan pelaku yaitu KB, ia mengatakan bahwa sudah cukup lama ia menjadi seorang pengedar sabu, kurang lebih satu tahun. Dari bisnisnya tersebut, ia mengantongi keuntungan yang begitu besar.

Penggunaan narkoba seperti sudah biasa di Indonesia. Tidak hanya anak-anak, remaja, tua menjadikan barang haram ini sebagai pemuas. Narkoba dengan segala jenis tetap dapat membahayakan nyawa, tetapi dengan adanya pernyataan tersebut, orang berhenti atau menghindarinya. Mereka malah mencari kemana pun, diluar kota ataupun diluar negeri. Orang seperti KB hanya akan menambah deretan orang-orang yang meninggal dunia akibat mengonsumsi narkoba. Keuntungan hanya berpihak kepadanya tetapi tidak berpihak kepada orang lain.

Dan saat ini KB telah diamankan oleh Polreta Depok untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Diperkirakan Kb akan mendapatkan hukuman dengan Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) UURI No 35 Tahun 2009, yaitu ancaman kurungan penjara 5 tahun lebih.

Be Sociable, Share!