Kabar Nasional – Penjara Tidak Akan Memadamkan Karier Berpolitik Ahok

 

Karier politik dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, diprediksi  tak akan berhenti, meski pun pada saat ini dirinya tengah mendekam di dalam penjara atas kasus penodaan agama. Ahok akan dipenjara dalam kurun waktu 2 tahun. Sama dengan politikus yang lainnya, Ahok dinilai memiliki seribu nyawa.

“Apabila Jaksa juga akan mencabut permohonan banding, maka Ahok akan berstatus sebagai terpidana. Namun, politisi tersebut memiliki seribu nyawa. Karena itulah, Ahok tak akan mati,” ungkap Arya Fernandes selaku Pengamat Politik Center for Strategic anda Internationa Studies pada Selasa 23/5/2017.

Arya telah mengatakan, apabila Ahok mempunyai kompetensi serta integritas sebagai politikus. Sesudah keluar dari penjara nanti, Arya pun memperkirakan apabila akan ada banyak partai politik melirik Ahok dan menjadikannya sebagai kader partai.

“Tidak banyak politisi yang seperti Ahok,” imbuhnya.

Namun Arya juga menambahkan apabila pintu dari Ahok untuk bisa bertarung lagi pada Pemilihan Umum atau pun Pemilihan Presiden 2019 tentu saja akan berat.

“Dirinya baru bisa mengikuti pada pertarungan di tahun 2024 nanti,” kata Arya.

Arya menjelaskan bahwa Ahok masih membutuhkan persiapan untuk bisa kembali ke ranah politik. Hal itu tentu saja perlu adanya persiapan waktu. Untuk bisa maju dalam Pilihan Presiden 2019, misalnya. Dibutuhkan waktu kurang selabih satu tahun sebelumnya, guna proses pencalonan.

“Ada kemungkinan Ahok akan menjalani hukuman penjara selama 2 tahun. Sebenarnya ada peluang untuk maju, namun cukup berat,” pungkasnya.

Sempat menyatakan akan mengajukan banding, namun akhirnya Ahok membatalkannya. Apabila jaksa juga akan mencabut banding, tentu saja perkara pernodaan agama yang telah menjerat Ahok, akan dinyatakan memiliki kekuatan hukum tetap.

Dengan demikian, maka Ahok pun akan resmi menyandang status sebagai narapidana. Pada saat ini, Ahok tengah mendekam pada Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Setelah berstatus sebagai narapidana, ada kemungkinan Ahok akan dipindahkan menuju lembaga pemasyarakan yang lain. Namun kemungkinan untuk terus berada di Rutan Mako Brimob juga tak menutup kemungkinan. Semuanya masih tergantung akan banding dari tim jaksa, apakah akan terus mengajukan banding, atau kah mencabut banding seperti yang dilakukan oleh tim kuasa hukum Ahok.

Be Sociable, Share!