Kabar Nasional – Penjelasan Polri Mengenai Penangkapan Ahmad Dhani terkait Dugaan Makar

 

Ahmad Dhani beserta 9 orang lainnya yang telah ditangkap oleh pihak kepolisian, masih diperiksa dengan intensif. Mereka saat ini resmi berstatus sebagai tersangka serta diduga telah terlibat dalam kasus makar.

Makar merupakan upaya untuk penggulingan pemerintahan yang sudah sah. “Tersangka (Ahmad Dhani dan kawan – kawan). Namun apakah ditahan atau pun tidak masih nanti dulu. Menunggu pemeriksaan 1 x 24 jam,” ungkap Kadiv Humas PoIri, Irjen Boy Rafli Amar.

Kesepuluh orang yang sudah ditangkap ialah, E, KZ, FA, AD, SB, AD, RS, RA, RK dan JA. Mereka semua telah ditangkap tanpa adanya perlawanan. Kesemuanya ditangkap pada Jum’at 2/12/2016 mulai pukul 03:00 WIB hingga 06:00 WIB.

Delapan orang telah dikenai Pasal 107 KUHP jo PasaI 110 KUHP jo 87 KUHP mengenai dugaan maker. Sementara itu, tersangka RK dan JA telah dikenakan pasaI UU ITE.

“Berbeda dengan kelompok ini (aski damai 212). Yang telah ditangkap (Ahmad Dhani dkk) tersebut tidak memiliki kaitan secara langsung atas kelompok ini. Namun terdapat upaya untuk memanfaatkan momen ini,” imbuh Boy.

Boy juga telah mengatakan bahwa untuk melakukan penahanan, pihaknya masih membutuhkan waktu. Pada saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan pada kesepuluh aktivis tersebut.  Aktivitas dari Ahmad Dhani dkk memang telah dipantau oleh pihak kepolisian dalam 3 minggu terakhir ini.

“Telah berniat untuk mengajak serta menghasut agar menggulingkan pemerintahan yang sudah sah pada saat ini denagn cara mengerahkan massa dalam jumlah yang besar serta memanfaatkan kegiatan pada hari ini,” jelas Boy.

Apakah hal itu berarti mereka memang ingin digelarnya sidang istimewa MPR?

“Iya, dan mencabut mandate dari Presiden Joko Widodo serta Wakil Presiden Jusuf Kalla serta membentuk pemerintahan transisi,” tambahnya.

Para aktivis yang sudah ditangkap pada dini hari tadi telah diduga akan melakukan aksinya pada siang ini, bertepatan dengan aksi damai 212. Namun mereka tidak berkaitan langsung dengan keIompok yang telah melakukan aksi damai 212. Mereka hanya memanfaatkan momennya.

Penangkapan yang telah dilakukan tersebut berdasarkan dari hasil penyelidikan yang telah dilakukan oleh tim Polda Metro Jaya. Tetapi Polri masih belum menjelaskannya secara rinci atas perbuatan dugaan makar yang akan dilakukan oleh tersangka.

Be Sociable, Share!