Kabar Nasional – Penulis Buku Gurita Cikaes George Meninggal Dunia

Seorang penulis buku berjudul Gurita Cikaes yang bernama George Junus Aditjondro telah meninggal dunia di daerah Palu. Pada salah satu ungkapan atas duka cita dari kepergiannya George itu telah diungkapkan oleh Mentenker yaitu Hanif Dhakiri.

“Dhuka yang begitu mendalam dari wafatnya salah satu seorang tokoh reformasi. Seorang guru sekaligus mentor politik disaat menjadi mahasiswa di salatiga, George Junus Aditjondro. “Restin Peace”,” tuisan Hanif di dalam unggahan status di akun Twitternya.

Selain dari pihak Hanif ternyata banyak netizen juga telah mengungkapkan adanya duka cita karena kepergiannya George. Untuk mengungkapkan duka cita mereka telah membuat tagar #RIPGJA. Bagi orang terdekatnya yaitu Ferry rangi, George telah meninggal dunia pada pukul 05:45 WITA di daerah Palu. “Beliau meninggal karena terkena Stroke dan komplikasi disaat masih berada di Yogya,” jelas Feerry disaat dihubungi pihak cnnindonesia.com pada hari Sabtu kemarin.

“Pindah ke Palu lalu menjalani terapi tradisional dengan cara mandi di laut, saat itu kondisinya memang sudah membaik. Bahkan memang seringkali  juga mengadakan diskusi dengan berbagai pihak yang ada di Palu.”

Ferry juga bercerita dia telah menceritakan kepada erna istri dari George bahwasannya George sudah masuk rumah sakit. “Disaat itu masih  dapat mengobrol dan masih saja berdiskusi soal rencananya bedah buku pada tanggal 21 desember 2016 mendatang.”

“bagi saya dia merupakan seorang guru dan juga seorang pejuang HAM yang sangat konsisten. Bahkan disaat dia meninggal pada tanggal 100 Desember disaat hari HAM.”

George Aditjondro telah merencanakan akan dimakamkan di perkebunan Talise. Tapi di atidak dapat memastikan kapan jenazah George akan dimakanmkan. “Paling lambat pada hari Senin, 12/12/2016 semua itu tergantung dengan kondisi jenazahnya. Karena saat ini masih menunggu anakanya yang bernama Rico Aditjondro telah dalam perjalanan dari negara Vietnam menuju ke Amerika, namun akan datang menuju Palu.”

Nama George memang mulai mencuat disaat dia berani menuliskan sebuah buku yang memang mengkritik pemerintahan SBY,  yaitu membongkar GUrita Cikaes di BAlik Skandal bank Century, sebuah buku itu telah diterbitkan di akhir Desember 2009 silam.

Buku tersebut memang sempat dilarang beredar dan telah ditarik dari berbagai toko buku Walaupun belum keputusan hukum dengan peredarannya buku itu. pada tahun 2004 George selama ini telah menetap di kota Yogyakarta telah pindah ke Palu, diapun akahirnya bersama dengan keluarganya menetap di Palu sampai pada saatnya dia meninggal.

About The Author