Kabar Nasional – Penyakit DBD Semakin Meningkat di Indonesia

 

Musim hujan sangat rentan terhadap segala penyakit. Akan tetapi DBD (demam berdarah dengue) merupakan penyakit yang lebih sering dieluhkan. Adanya penyakit DBD tersebut disebabkan adanya nyamuk yang membawa virus dengue, Aedes aegypti.

Hal tersebut dijelaskan oleh Ketua Indonesian Technical Advisory Group of Immunization yaitu Prof. Dr. dr. Sri Rezeki S. Hadinegoro, SpA (K), bahwa jika anda digigit nyamuk, setelah ditepuk biasanya akan menjauh, beda lagi dengan nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini sifatnya tidak pantang menyerah untuk mendapatka darah. Nyamuk Aedes aegypti jika ditupuk, ia akan pindah menggigit orang lainnya, maka dengan itu penyebaran virus ini akan sangat cepat untuk tersebar. Nyamuk aegypti memiliki corak belang hitam putih pada tubuhnya.

Cara penularannya yaitu dengan cara menusukkan cucuknya yang panjang tersebut ke bagian kulit manusia ketika mengambil darah. Didalam cucuk yang panjang tersebut juga terdapat cairan yang berguna agar darah tidak membeku. Dan pada saat itu juga, nyamuk tersebut juga mengeluarkan virus dengue. Untuk di daerah Indonesia sendiri, DBD merupakan penyakit tertinggi kedua didunia. Dari catatan pada data World Health Organization (WHO) sejak dari 2004 hingga 2010 terdapat rata-rata 129 ribu kasus dengue per tahunnya di Indonesia. Hal ini sangatlah mencengangkan bagi seluruh warga di Indonesia.

Untuk menghindari timbulnya nyamuk disekitar anda, anda harus segera menjaga lingkungan anda agar tetap bersih dari beberapa sampah. Nyamuk akan berkembang didalam wadah yang berisi air dan kotor, dengan itu sangat penting untuk anda agar membersihkan serta menjauhkan barang-barang dan juga sampah dari sekitar rumah anda.

Tidak hanya itu saja, anda juga harus sering menguras bak kamar mandi anda, jika sudah terdapat bintik-bintik pada ait dibak kamar mandi anda, segeralah untuk menggantinya. Akan jaih lebih baik jika anda melaporkan pada petugas lingkungan anda agar segera diadakan pembersihan terhadap nyamuk. Nyamuk ini tidak hanya membuat tubuh menjadi panas, tetapi juga dapat menghilangkan nyawa. Banyak sekali kasus balita yang meregang nyawa akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti. Hal ini dapat dihindari jika semua orang sadar akan kebersihan lingkungan dan kebersihan tempat tinggal.

Be Sociable, Share!