Kabar Nasional – Penyebar Ujaran Kebencian Saracen Bergerak untuk Pilpres 2019?

Petugas penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polsi sampai saat ini masih terus melakukan pendalaman kasus ujaran kebencian yang menggunakan media sosial untuk penyebarannya yang dilakukan oleh sindikat Saracen. Para tersangka yang sudah berhasil ditangkap sebelumnya juga masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Kombes Irwan Anwar selaku Kasubdit I Direktorat Pidana Siber Bareskrim Polri menyebutkan, jika ada motif ekonomi yang menjadikan Jasriadi sebagai pimpinan utama berani membuat konten negatif itu dan lalu menyebarkannya melalui media sosial.

“Kami juga sudah menemukan bukti itu,”ujar Irwan saat dihubungi di Jakarta, pada Minggu (27/08/2017).

Dia juga menambahkan, fakta itu didapat dari proses interogasi dan penyidikan yan dilakukan terhadap para tersangka yang berhasil diamankan. Ternyata, sindikat Saracen ini bisa menghasilkan uang Rp 100 juta pada setiap proyek pesanan ujaran kebencian dan SARA yang mereka buat.

Ketika disinggung siapa sebenarnya orang yang telah menggunakan jasanya dengan memesan proyek ujaran kebencian ini, Irwan belum mau membeberkan secara detailnya. Begitupun tentang tujuan dari proyek mereka, apakah sebenarnya akan bermuara di Pilpres (Pemilihan Presiden) 2019 mendatang.

“Saat ini, hal itu akan menjadi materi dalam proses penyidikan kami,” tandas dia.

Sejauh ini, polisi sudah menangkap tiga orang tersangka yang merupakan bagian dari sindikat penebar kebencian Saracen. Ketiga tersagka itu adalah Jasriadi yang merupakan pentolan sindikat Saracen, Sri Rahayu Ningsih yang mempunyai peranan sebagai koordinator wilayah, Muhammad Faisal Tanong yang bertugas sebagai koordinator Media dan Informasi.

Polisi masih melakukan pengembangan dan terus berupaya untuk mencari tersangka lain yang merupakan admin dari jaringan Saracen ini. polisi juga tengah memburu pihak – pihak yang sudah pernah memakai jasa mereka untuk membuat konten ujaran kebencian dan menyebarkannya di media sosial.

“Ya kita akan terus kembangkan lagi. Kita masih membidik para admin lainnya atau juga grup – gruo lain yang mempunyai modus serupa denga sindikat Saracen ini,” tegas AKBP Susatyo selaku Kasubbag Ops Satgas Patroli Siber Bareskrim PoIri, di kantor Mabes Polri, Jakarta, pada (23/08/2017) lalu.

About The Author