Kabar Nasional – Penyerangan Polisi dari Bom Thamrin, lalu Solo dan Tangerang

 

Public telah dikejutkan setelah adanya penyerangan terhadap Kompol Effendi selaku Kapolsek Tangerang Kota berserta dua anggotanya. Penyerangan tersebut telah terjadi pada kawasan pendidikan Yupentek, CikokoI, Tangerah Kota pada Kamis pagi 20/10/2016. Kejadian tersebut kemabli mengingatkan public atas kejadian menghebohkan yang telah terjadi beberapa bulan yang lalu.

Mulai dari peristiwa di sekitaran Plaza Sarinah, Jakarta Pusat pada 14/1/2016 silam. Ledakan telah terjadi pada dua tempat yang berbeda, yaitu sebuah pos polisi yang berada di depan gedung serta tempat parkir Menara Cakrawal yang berada di utara Plaza Sarinah.

Delapan orang yang terdiri atas empat pelaku penyerangan serta empat warga sipil telah dilaporkan meninggal dunia pada insiden tersebut. Sementara itu, 24 orang lainnya mengalami luka – luka. Tujuh orang yang terlibat dalam penyerangan tersebut dan ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan itu.

Peristiwa yang tidak kalah menghebohkan juga terjadi di Mapolres Solo 5/4/2016 silam. Seorang pelaku tewas setelah meledakkan dirinya di halaman kantor dari Mapolresta Solo sekitar punuk 07:35 WIB. Pelaku bom bunuh diri tersebut, tewas seketika di tempat kejadian.

Atas kejadian tersebut, satu petugas mengalami luka ringan. Pelaku sebelumnya sempat disapa petugas kepolisian pada pintu masuk. Namun pelaku telah memaksa masuk menuju halaman Polres karena beralasan ingin menuju kantin lalu meledakkan diri.

Jenderal Badrodin Haiti selaku Kapolri, pada saat itu telah mengatakan bahwa terduga pelaku berana Nur Rohman, 31 tahun. Menurut Badrodin, Nur Rohman merupakan anggota dari kelompol Arif Hidayatullah atau Abu Mush’ab yang disebutkan berada satu jaringan bersama sosok Bahrun Naim dimana pada saat ini diklaim sedang berada di Suriah.

Badrodin tidak membantah apabila peledakan bom yang terjadi di Solo, itu terkait dengan jaringan ISIS.

“Ini terkait atas seruan dari pemimpin ISIS guna melakukan amaliyah pada bulan Ramadhan,” ujar Badrodin.

Sedangkan kejadian tadi pagi, pelaku bernama Sultan Aziansyah, 22 tahun. Pelaku telah melakuakn penyerangan kepada Kompol Effendi yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk. Sementara itu, dua anggota lain juga telah mengalami kondisi yang sama sehingga harus dirawat di Rumah Sakit.

 

Be Sociable, Share!