Kabar Nasional – Polda Kalteng Menyebutkan Pengakuan Nikah Siri Hanya Alibi Yantenglie

Dokumen pernikahan yang telah dipakai oleh Ahmad Yantenglie selaku Bupati Katingan ketika menjalani pemeriksaan pada Polda Kalimantan Tengah, pada kasus perzinaan yang telah dilakukannya bersama FY, istri dari anggota Polri, diduga merupakan dokumen palsu. Pengakuan nikah sirinya bersama FY, dinilai hanyalah alibi yang dilakukan oleh Yantenglie.

Pada Kamis kemarin 12/1/2017, Yantenglie telah menjalani pemeriksaan lanjutan dalam dugaan kasus perzinaan yang bertempat di markas Polda Kalimantan Tengah, tepatnya di Palangkaraya. Keterangan yang telah diberikan itu, untuk informasi tambahan pada kasus dugaan perzinaan yang telah dilakukannya.

“Untuk menentukan atas palsu atau tidaknya dokumen tersebut, kita pun memerlukan sosok ahlinya. Namun penyelidik kan mempunyai penilaian, entah apapun argumennya, yang jelas saat ini itu kan masih menjadi istri orang lain dan masih belum bercerai,” ungkap AKBP Pambudi Rahayu selaku Kabid Humas Polda Kalteng.

“Kategorinya tetaplah sudah melakukan perzinaan, sehingga akan dikenakan dengan pasal 284 KUHP. Apabila masalah terkait dengan urusan dokumen, masih belum kita dalami dengan lebih jauh. Sebab permasalahannya itu haruslah ada orang yang telah dirugikan mengenai surat menyurat tersebut,” imbuh Pambudi.

Pembudi juga telah menjelaskan apabila pihak yang telah dirugikan, dimana misalnya yang dimaksud adalah istri sah dari Yantenglie.

“Artinya, apabila semisal istri dari Bupati menuntun, maka saya ini kan istrinya, mengapa kok dirinya bilang masih lajang atau duda? Sehingga ini kan perlu untuk menuntut setelah dirugikan atas jati diri yang tak benar. Sehingga kita pun masih memprotes serta tetap fokus pada masalah perzinahan,” jelas Pambudi.

Pada pemeriksaan yang telah dilakukan oleh penyidik dari Dirkrimum Polda Kalteng, Yantenglie memang telah menunjukkan dokumen nikah bersama FY, meski pun nikah secara siri.

“Apabila sudah menikah, itu kan menikahnya yang bagaimana? Saya merasa bahwa dirinya nanti pun akan berbenturan juga. Maksud saya, dia istri dari orang lain dan diajak menikah, bagaimana coba?,” beber Pambudi.

“Sehingga, menurut saya itu hanyalah alibi semata. Pengakuannya hanya alibi saja, kita sudah membacanya dan itu merupakan istri dari orang lain yang tentu saja belum bercerai dan masih dalam kedinasan.”

“Pada saat ini, yang jelas ialah Polda Kalimantan Tengah masih terus melakukan penyidikan atas kasus perzinahan yang sudah dilakaukan oleh Bupati bersama istri anggota Polri,” pungkasnya.

About The Author