Kabar Nasional – Polisi Berhasil Tangkap 3 Kurator di Pengadilan Niaga Jakpus

 

Bareskrim Polri berhasil menangkap 3 kurator yang telah ditunjuk untuk menangani perkara pada Pengadilan Niaga di Jakarta Pusat. Brigadier Jendral Agung Setya selaku Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal telah mengatakan apabila ketiganya diduga telah melakukan penyimpangan pada saat menjalankan tugas terkait atas kepailitan dari perusahaan asuransi, yakni PT Jiwa Bumi Asih.

“Para pelaku dengan secara sengaja melawan hukum sudah memindahkan sebagian aset atas kepailitan dari PT BAJ. Dimana aset tersebut kurang lebih senilai Rp 1,1 triliun,” ungkap Agung pada keterangan tertulisnya pada Jum’at 19/5/2017.

Dirinya juga menjelaskan bahwasannya hakim telah menunjuk ketiga pelaku untuk melaksanakan kewajiban atas putusan kepailitan dari PT BAJ semenjak bulan Juni 2016. Lalu para pelaku mengambil hasil pencairan dari unit link serta deposit tersebut, untuk kepentingan pribadinya. Tiga kurator itu masing – masing, GH 49 tahun, LS 48 tahun serta RBP 57 tahun.

“Tiga kurator tersebut telah ditangkap setelah adanya laporan dari pemegang polis asuransi unit link, dimana dana investasinya telah diambil oleh tersangka,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, jumlah total kerugian atas perbuatan yang telah dilakukan pleh para tersangka, senilai Rp 20 miliar.

Agung juga menyatakan bahwa perbuatan tersangka telah bertentangan dengan tugas serta kewajiban tersangka yang merupakan kurator. Hal itu sudah tertuang pada Undang –  Undang No 37 tahun 2004 terkait atas Kepailitan serta Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan juga Undang – Undang no 40 tahun 2014 atas Perasuransian.

Ketiga kurator tersebut, diduga telah melakukan tindak pidana berupa penggelapan serta pencucian uang. Ketiganya saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan untuk memperoleh keterangan yang lebih lanjut.

Hal ini tentu saja sangat disayangkan, dimana ketika ada perusahaan yang dinyatakan pailit, masih ada saja oknum – oknum dari dinas peradilan yang justru memanfaatkan keadaan itu untuk memperkaya dirinya sendiri. Tindakan yang dilakukan oleh para tersangka, selayaknya diungkap dengan jelas dan terbuka, agar mereka mendapatkan hukuman yang memang sepantasnya serta para korban yang telah dirugikan pun bisa kembali lagi mendapatkan hak – haknya.

Be Sociable, Share!