Kabar Nasional – Polisi Menahan Pengungah ‘Bom Kampung Melayu Rekayasa’

 

Bareskrim Polri tetap melakukan penahanan kepada Ahmad Rifai Pasra. Ahmad Rifai merupakan pengasuh dari Pondok Pesantren Dinniyah Putri yang ada di Padang Panjang, Sumatra Barat. Dirinya ditangkap sebab telah membuat tulisan yang telah menyatakan bahwasannya ledakan bom pada Kampung Melayu di Jakarta Timur, merupakan sebuah rekayasa, pada Minggu 28/5/2017.

Brigadir Jendral Fadil Imran selaku Direktur Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri telah mengatakan apabila proses hukum masih akan terus berlanjut, meski Ahmad sudah membuat surat terbuka yang berisikan permintaan maaf yang ditukukan pada Kapolri Jendral Tito Karnavian.

“Proses hukumnya tetap berlanjut,” ungkap Fadil ketika ditemui di Markas Besar Polri di Jakarta Selatan pada Selasa 30/5/2017.

Fadil juga telah menyatakan bahwasannya pihak kepolisian masih belum memastikan, apa akan mengabulkan proses permohonan penangguhan penahanan yang sudah diajukan pihak keluarga Ahmad. Menurutnya, keputusan itu akan diambil sesudah penyidik selesai melakukan pemeriksaan pada Ahmad terlebih dahulu.

“Masih tergantung pendapat dari penyidik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ahmad sudah membuat surat permintaan maaf yang telah ditujukan secara langsung pada Kapolri. Surat tersebut telah ditulisnya dengan tulisan tangan serta memakai materai senilai Rp 6.000,- pada hari Senin 29/5/2017.

Pada salinan surat Ahmad pada Kapolri, Ahmad telah mengaku bahwa dirinya merasa keliru serta khilaf atas tindakan yang sudah dilakukannya. Dirinya pun menyadari bahwasannya tindakannya tersebut telah mencemarkan nama baik dari Tito Karnavian serta sejumlah pihak.

Lalu, Ahmad pun meminta supaya pihak kepolisian menangguhkan penahanannya serta mengizinkan dirinya untuk pulang ke rumah. Dirinya pun berkata apabila istrinya tengah mengandung serta 2 anaknya tengah membutuhkan kehadirannya di rumah.

Sebagaimana diketahui Ahmad memang sempat mengunggah sebuah tulisan yang controversial pada akun Facebook pribadinya, Rabu malam 24/5/2017 atau beberapa jam sesudah peristiwa bom bunuh diri di Kampung Melayu telah terjadi.

Tulisan tersebut viral dan telah mendapatkan beragam tanggapan dari pengguna media sosial Facebook. Pada tulisan tersebut, Ahmad telah menyatakan apabila ledakan bom yang terjadi di Kampung Melayu itu merupakan hasil rekayasa semata.

Be Sociable, Share!