Kabar Nasional – Polisi Tembak Seseorang Pembakar Pria Hidup – Hidup di Bekasi

 

Pihak kepolisian telah menembak salah seorang pelaku dari 5 orang pelaku pemukulan serta pembakaran kepada Muhammad Al Azhar atau MA alias Zoya. MA merupakan pria yang diduga telah mencuri amplifier pada Pasar Muara Bakti, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa 1/8/2017.

Kombes Asep Adi Saputra selaku Kapolres Metro Bekasi telah mengatakan apabila pihak kepolisian telah menembak kaki dari pelaku yang berinisial SD, 27 tahun. Hal itu dilakukan karena SD mencoba untuk melarikan diri ketika diminta oleh pihak kepolisian untuk menunjukkan pelaku yang lainnya.

“Yang menonjol, tersangka SD, 27 tahun, telah membeli bensin kemudian menyiramkannya pada tubuh korban selanjutnya membakar pelaku,” ujar Asep ketika konferensi persi pada Polda Metro Jaya Jakarta, Rabu 9/8/2017.

Tidak hanya SD, ada empat pelaku lain yang juga terlibat, yakni KR 55 tahun, AL 18 tahun, NA 39 tahun serta SU 40 tahun.

Asep pun telah merinci peran dari para pelaku ketika terjadi pembakaran terhadap MA. Menurut Asep, NA 39 tahun telah memukul perut MA, SU 40 tahun telah memukul perut dan punggung korban. Sementara itu, AL 18 tahun telah memukul kepala korban serta KR 55 tahun telah memuul perut dan punggung korban.

Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap 5 tersangka pembakaran terhadap MA. Berdasar hasil pemeriksaan, kelima pelaku tak saling mengenal, sebab situasi pada lokasi kejadian pada waktu itu dalam kondisi ramai.

Dari kelima tersangka, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Revo dengan nomor polisi B 6765 FRF, amplifier, celana, baju, kayu serta batu.

Asep menuturkan kronologi pembakaran terhadap MA. Pada waktu itu, RO (salah seorang saksi) telah melihat MA tengah membawa amplifier masjid dan diduga kuat telah dicuri oleh MA. Kemudian RO mengejar MA. Sesampainya di tikungan, MA telah terjatuh dan saksi telah menemukan adanya amplifier pada tas punggung milik MA.

Massa yang mengetahui hal itu, segera merespon dengan mengeroyok MA karena ada yang berterian ‘maling’. Setelah itulah, kejadian pengeroyokan serta pembakaran terhadap MA pun terjadi.

Be Sociable, Share!