Kabar Nasional – Prabowo Berharap Demonstran Akan Tetap Aman

 

Ketua Umum dari Partai Gerindra yaitu Bapak Prabowo Subianto sudha memp-ertanyakan pihak yang sudah mempermasalahkan rencana dari demonstrasi yang dilakukan di depan Istana Jakarta pada tangga 4 November 2016 nanti.

Dari aksi itu telah merespon pernyataan dari Gubernur DKI Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama yang telah diduga melakukan penistaan agama. Bagi Prabowo, dari aksi demonstrasi itu memang wajar saja karena polri dinilainya tidak mendengarkan aspirasi dari para rakyat.

Bagi Prabowo, dengan adanya aksi demonstrasi wajar dikarenakan polri dinilai tidak mendengar dari aspirasi rakyat. “jadi, mengapa itu yang dipermaslaahkan demostran? Kalau dari lembaga politik dari pemerintah telah dirasakan oleh rakyat tak dapat mendengar aspirasi rakyat, ya mereka akan turun menuju jalan,” jelas Prabowo yang ada di kantor DPP PKS, Jaksel,seperti yang dilansir di kompas.com pad ahari Rabu, 02/11/2016.

Selain itu pihak Prabowo juga mengatakan,”Iya tanggal 4 November 2016 ini pastinya akan kami bicarakan. Kami akan sependapat, kamim  ingin menjadi suasana Ibu kota Negara ini di dalam keadaan yang sejuk, baik, dan juga damai.”

Baginya demonstrasi ini merupakan hak dari warga Negara yang telah dijamin dalam Negara demokrasi & juga telah dijamin di dalam Undang-undang Dasar tahun 1945. Tapi, Prabowo sangat menghimbau agar mereka yang berdemonstrasi taat dalam aturan dan juga hukum yang sudah berlaku sebagai bentuk kepatuhan kepada konstitusi.

Prabowo telah menilai, di dalam menyikapi sebuah polemic pernyataan Ahok, dari Pemerintahan memang belum sepenuhnya telah mendengar aspirasi rakyat yang saat ini memang terusik. “Parlemenada, namun kadang parlemen tak mendengar. Kadang kamu akan tahu sendiri,” jelas Prabowo.

Selain itu, dari Presiden PKS juga mengatakan, hak untuk menyampaikan pendapat telah dijamin oleh konstitusi jelas Sohibul Iman. Untuk itu dia juga berharap agar dari pihak penegak hukum akan bijak menghadapi sebuah demonstrasi agar dapar meminimalisir gejolak.

“Silahkan iamu mengambil hak kamu, nammun janganlah meanggar hukum & juga konstitusi. Kami akan menjaga ketertiban dan juga jangan sampai ada sebuah aksi yang anarkistis,” jelas Sohibul.

Be Sociable, Share!