Kabar Nasional – Purwokerto Diguyur Hujan Abu Gunung Slamet

 

Terjadi hujan abu tipis yang berasal dari Gunung Slamet kini sudah di rasakan dari warga Purwokerto, Jawa Tengah, untuk hari ini Sabtu (23/8/14). Hujan abu itu yang berbarengan dengan saat adanya gerimis tipis terjadi berada di wilayah kota.

“Pada saat mengendarai motor yang ada di jalanan, mata akan terasa sangat perih dan gatal, hidungpun terasa semakin memanas. Hujan tersebut yang telah terjadi di pukul 15.00 tadi,” ujar dari salah seorang warga Purwokerto, yang bernama Idhad (33).

Selain dari pengakuan yang ada dari Idhad tersebut,  warga yang lainnya seperti Agus Maryono yang sudah mengakui melihat adanya abu yang berwarna putih kehitaman berada di mobilnya.

“Pada saat berada di rumah tadi, kondisi dari mobil memang tidak seperti ini. Ini seperti abu yang terjadi pada saat gunug kelud yang sudah meletus untuk beberapa waktu yang lalu,” ujarnya menambahkan.

Sementara lebih dari itu, pada saat di konfirmasi, Kepala Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan Kecamatan Pulosari Pemalang, Sudrajat menyebutkan kalau bisa di mungkinkan kalau hujan abu itu terbawa angun menuju ke arah selatan.

“Memang telah di perkirakan ada hujan abu tipis yang berjalan ke arah selatan. Karena pada sebelumnya di malam hari ada uga yang belum pernah terjadi adanya hujan abu tipis menuju ke arah selatan,” ujarnya menambahkan.

Sudrajat yang sudah memberikan penjelasan, hujan abu yang sudah terjadi tersebut tergantung dari arah  angina yang akan membawa material ringan tersebut. walaupun seperti itu, dirinya masih menunggu data pengamatan yang sudah di rilis enam jam sekali berasal dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Setelah di hubungi dengan secara terpisah, Koordinator Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Slamet Kabupaten Banyumas, yang bernama Didi Rudwiyanto sampai saat ini memang masih belum memberikan suatu konfirmasi. Dirinya mengemukakan kalau masih tunggu juga dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Sampai saat ini saya juga masih menunggu laporan yang ada, tentang hujan abu tipis yang terdapat di Purwokerto. Saya menunggu data tersebut,” ujarnya menegaskan.

Lebih lanjutnya lagi dirinya mengungkapkan, untuk saat ini memang sudah membagikan sebanyak 50 ribu masker kepada para penduduk di desa yang juga termasuk wilayah terdampak di lereng Gunung Slamet. Bahkan dirinya juga memberikan penjelasan warga sekitar lereng yang sudah mengerti dengan banyak kondisi yang kemungkinan bisa terjadi, terutama pada saat hujan abu itu turun.

Be Sociable, Share!