Kabar Nasional – ‘Raja Narkoba’ Kembali Mengajukan PK Lagi

 

Kwan Fuk Sing atau Mr Ong yang merupakan terpidana mati kasus narkoba, akan segera mengajukan Peninjauan Kembali untuk yang kedua kalinya. Langkah hukum tersebut dilakukann guna melawan keputusan mati yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Agung.

“Kita ingin mengajukan PK yang kedua,” ungkap Ferry Djuan selaku Kuasa Hukumnya di Jakarta pada Minggu 18/12/2016.

Ferry pun melihat adanya kejanggalan atas putusan dari kasasi hakim agung pada perkara narkoba dengan tersangka kwan Fuk Sing atau Mr Ong. Tetapi dalam PK yang telah diajukan tersebut, sudah ditolah oleh Artidjo Alkotsar selaku ketua majelis hakim agung.

“Saya tidak terima dan saya akan hantam pada PK kedua,” imbuhnya.

Menurut Ferry, putusan seumur hidup yang sudah diganjar oleh hakim pengadilan pertama serta tingkat tinggi sudahlah benar. Tetapi ketika kasus naik ke kasasi, hakim agung sudah mengubahnya menjadi hukuman mati.

“Sehingga, apabila kami mengajukan PK atas tuntutan seumur hidup, hal itu telah begitu adil serta wajar. Cukup dengan seumur hidup saja. Tak usah aneh – aneh, kita pun hanya menginginkan untuk kemballi pada putusan asal yakni 2/3 dari tuntutan. Sehingga kembali pada hukuman seumur hidup, semoga panjang umur,” jelas Ferry.

Ferry mengungkapkan atas penilakan PK iu, dirinya sudah berkoordinasi bersama kliennya. Pada hari Jum’at yang lalu 16/12/2016, Ferry telah bertemu dengan Ong di Lapas Cipinang.

“Pada hari yang sudah masuk di usia senja saat ini, Pak Ong begitu banyak melakukan aktivitasnya di vihara dan selama ini dirinya juga selalu sembahyang. Hal itu bisa ditanyakan pada petugas, dirinya selalu memberikan bantuan kepada banyak orang,” imbuh Ferry.

Ferry menceritakan bahwa Ong merasa tak terima atas putusan mati dari hakim agung. Menurutnya, hukuman tersebut dianggap tak memiliki keadilan pada kliennya.

Mr Ong memang dikenal sebagai salah satu Raja Narkoba pada dunia hitam. Hal itu merujuk pada putusan persidangan, Dimana telah disebutkan bahwa sekeluarnya Mr Ong dari hukuman di LP Salemba di tahun 2004, dirinya pun langsung terbang menuju Hong Kong guna kembali berbisnis Narkoba.

Be Sociable, Share!