Kabar Nasional – Robohnya Patung Jenderal Soedirman Masih Diselidiki

Menjadi suatu kejadian yang sangat mengejutkan. Berasal dari kota Purbalingga, dimana ada patung jenderal Soedirman yang ada di sana dengan mengejutkan tiba-tiba roboh. Maka dari itu untuk saat ini pemerintah Kabupaten Purbalingga melakukan olah investigasi akan robohnya patung Jenderal Soedirman tersebut. Seperti dari ungkapan Rusmo Purnomo yang menjadi Kepala Bagian Humas Setda Purbalingga sebutkan kalau pihaknya sudah melakukan pembentukan tim dalam menyelidiki kasus rusaknya patung itu.

Tim tersebut yang sudah terdiri dari unsur teknis dan non teknis. Teknis yang telah terkait dengan beberapa unsur-unsur material bangunan. Sedangkan dari non teknisnya adalah masalah unsur seni dan juga administrasi yang lain.

“Dengan menggunakan kajian tersebut, nantinya bisa di gunakan agar bisa membuat suatu keputusan berada di depannya nanti,” terang dari Rusmo Purnomo disebutkan kepada wartawan untuk hari kemarin Senin (4/1/16).

Rusmo Purnomo memberikan penjelasan, berasal dari usulan beberapa tokoh masyarakat, Pemerintah Kabupaten sudah di mintai agar bisa segera membangun lagi patung itu. Akan tetapi dari usulan itu masih butuh dilakukan kajian ulang lagi berasal dari segi DED dan juga dari perencanaan anggarannya.

“Untuk perencanaan DED nantinya akan bisa di laksanakan berada di perubahan anggaran tahun 2016, sedangkan untuk pembangunan yang kemungkinan akan bisa di laksanakan berada di tahun 2017 nanti,” tambahnya.

Rusmo menjelaskan tentang patung yang terletak berada di Jl Mayjen Sungkono sudah di lama di resmikan. Karena sudah 10 tahun lamanya dengan menggunakan biaya sampai dengan Rp 270 juta, dan dari patung itu sudah di buat dengan menggunakan bahan fiber dan kerangka besi. Pembuat desain sama dengan pembuat patung Jenderal Soedirman yang ada di ibu kota Jakarta. Kalau di Jakarta sudah di buat dengan menggunakan bahan perunggu dan anggaran Rp 3,5 milyar.

“Robohnya kemungkinan bisa disebabkan karena pelapukan yang terjadi pada bahan vibernya, walaupun sudah di lakukan dengan menggunakan perawatan seperti pengecatan dalam setiap tahunnya,” terang Rusmo.

About The Author