Kabar Nasional – Satu Warga Terluka Setelah Tembok Roboh karena Gempa di Pangalengan

 

Gempa yang berkekuatan 4,2 SR telah mengguncang Pangalengan, Kab Bandung, Jawa Barat pada Minggu pagi 6/11/2016. Salah seorang warga telah dilaporkan terluka karena sudah tertimpa reruntuhan dari tembok rumah ketika gemba itu tengah berlangsung.

Tembok rumah yang sudah roboh tersebut merupakan milik dari Rohandi yang tinggal di Desa Marga Mukti di Rancamanyar RT 04 RW 13, KEc Pangalengan. Tetapi yang menjadi korban bukannya Rohandi, tetapi Ai Nengsih 30 tahun. Kini korban telah mendapatkan pengobatan pada klinik Ageung yang ada di Pangalengan.

“Ada satu orang yang telah menjadi korban pada saat gempa. Ai Nengsih telah menjadi korban setelah terkena reruntuhan ruah, namun dirinya sudah dievakuasi menuju klinik pengobatan Ageung yang ada di Pangalengan,” ujar Joshua Banjarnahor selaku Huas Basarnas Bandung ketika dikonfirmasi.

Tata Irawan Sobandi selaku Kepala BPBD Kab Bandung mengaku masih belum mendapatkan informasi terkait adanya laporan korban jiwa atau pun kerusakan yang telah ditimbulkan dari gempa yang sudah berlangsung selama 4 detik tersebut. Pada saat ini, pihaknya masih melakukan pantauan di lapangan.

“Sekarang kita lagi Assesment, sedang melakukan pengecekan pada wilayah mana saja yang terdapat kerusakan. Namun sampai dengan sejauh ini, masih belum ada laporan yang masuk terkait dengan kerusakan atau korban jiwa,” ungkap Tata ketika dimintai keterangan.

Tata juga menuturkan berdasarkan analisis dari BMKG, tidak akan terdapat gempa susulan. Sehingga, pihaknya pun meminta supaya masyarakat bisa tetap tenang serta waspada.

“Apabila ada gempa, maka sebisa mungkin untuk bergegas keluar rumah atau setidaknya berada pada tempat yang terbuka. Kami pun akan tetap bersiaga guna mengantisipasi bencana apa pun yang mungkin bisa terjadi,” imbuhnya.

Sebelumnya, gempa telah mengguncang Pangalengan di Kabupaten Bandung. Pusat gempa berkekuatan 4,2 SR itu ada pada 7,25 LS serta 107,54 BT atau tepatnya berada 7 km selatan kota Pangalengan. Kedalaman gempa ada pada 10 kilometer.

Berdasarkan website resmi dari BMKG, gempa terjadi pada Minggu pagi 6/11/2016 pada pukul 06:44 WIB. Guncangan gempa telah terasa di daerah Pangalengan, Purbasari, Cibeureum, Kertamanah, Cicayur, Puncakmara, Pasirangin, Palima, Santosa, Ciheulang dan Dewata.

Be Sociable, Share!