Kabar Nasional – Sebuah Cerita Tentang Keluarga Korban Jatuhnya Crane

 

Tidak sama sekali pernah untuk dibayangkan sebelumnya dari Tayeb akan peristiwa yang nahas menimpa istrinya. Seperti meninggalnya Pianam Binti Dalio Abdullah berada di dalam tragedi jatuhnya crane bangunan di Masjidil Haram, Mekah Arab Saudi di akuinya menjadi duka yang sangat mendalam.

Tayeb sendiri yang sudah mendengarkan akan kabar duka tersebut setelah dari pihak KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) Ar-Raudah yang sudah memberikan informasi Painam telah menjadi korban jiwa karena jatuhnya crane bangunan di Masjidil Haram itu.

“Sebelumnya memang saya telah mengerti berada di televisi kalau ada jemaah yang berasal dari Indonesia telah menjadi korban akan jatuhnya crane berada di Masjidil Haram. Kemudian berada di pagi tadi saya yang langsung mendapatkan suatu informasi berasal dari KBIH dan memberitahukan kalau dari istri saya menjadi korban jatuhnya crane di Mekkah itu sudah di nyatakan meninggal dunia,” terang dari Tayeb di sebutkan kepada wartawan setelah di temui berada di Lingkungan XIII Mabar, Medan, Sumatera Utara.

Sambil untuk bisa memegang adanya foto sang istri, Tayeb yang memberikan suatu pengakuan karena tidak mendapatkan suatu firasat apa pun sebelum dari tragedi telah menimpa kepada sang istrinya tersebut. Lebihnya lagi selama berada di Mekkah istrinya tersebut yang hampir untuk setiap hari memanggil dan tanyakan kabar tentang keluarga yang berada di Medan.

“Kami di sini yang sudah sering untuk berkomunikasi dengan Painam, dirinya yang sudah sering tanya-tanya kabar keluarga. Dan dari saya sendiri yang tak ada firasat sedikitpun akan mendapatkan kejadian ini,” tegasnya.

Anak ke empat dari Tayeb dan Painam yang bernama Leni Rianti sudah terlihat lebih tegar dalam mendapatkan cobaan seperti ini. Dirinya bersama dengan keluarganya sang ibunya, walaupun dari jenazah orang yang sudah melahirkan dirinya akan bisa di kebumikan berada di Tanah Suci.

“Kita yang sudah merasa sangat iklash akan ibu kita yang akan bisa di kebumikan berada di sana. Nanti malam kami di sini akan menggelarkan tahlilan dan akan selalu mendoakan ibu,” ujar dari Leni.

Be Sociable, Share!