Kabar Nasional – Selundupkan Sabu ke Rutan, Anggota Polda Bali Menjadi Tersangka

 

Anggota dari Polda Bali yang berinisial IWS berasal dari Korp Sabapa pada akhirnya telah ditetapkan sebagai seorang tersangka. Penetapan status tersangka tersebut, telah berdasarkan pada pemeriksaan yang telah dilakukan dengan cukup panjang.

Seorang Perwira menengah dengan pangkat Iptu tersebut telah terjerat kasus penyelundupan sabu kepada seseorang yang berada di dalam tahanan dari Polda Bali. Namun untuk saat ini proses tersebut masih dilakukan.

“Dirinya telah terbukti sudah menyelundupkan narkoba serta saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka,” ungkap Ajun Kombes PoIisi Dengky Widjaja selaku kepala Bidang Hubungan Masyarakat PoIda Bali ketika ditemui di Polda Bali, Denpasar pada Kamis 23/2/2017.

Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, pelaku sudah menyelundupkan narkoba dengan jenis sabu menuju rumah tahanan dari Polda Bali pada 15 Februari yang lalu. Perwira dari Polda Bali tersebut telah menyelundupkan narkoba yang telah disembunyikannya pada kemasan shampoo.

Ada pun peristiwa tersebut telah berawal saat IWS telah menitipkan perlengkapan mandi pada petugas tahanan. Pada saat itu, IWS ingin membesuk tahanan namun tidak diperbolehkan dikarenakan pada saat itu bukanlah waktu jam besuk bagi tahanan.

Pada waktu itu, barang yang telah dititipkan pada petugas telah diperiksa oleh petugas. Salah satunya pada shampoo, telah ditemukan sesuatu yang cukup mencurigakan yakni berupa bungkusan berwarna bening. Petugas yang merasa curiga dengan bungkusan tersebut, kemudian membuka bungkusan tersebut guna memastikan apa yang ada di dalam bungkusan tersebut.

“Saat ini yang bersangkutan telah ditahan. Kita pun masih terus memeriksa orang – orang yang ada di dalam tahanan. Memang secara prosedur apabila terbukti bersalah pada unsure pidana, maka akan segera dilakukan secara tegas dengan tetap mengedepankan kode etik,” pungkasnya.

Pada saat ini, proses penyelidikan terhadap tersangka memang masih terus dikembangkan. Siapakah yang telah terlibat dalam peredaran narkoba di dalam lapas tersebut? Adakah oknum lain yang mungkin juga terlibat dalam jaringan itu? Karena itulah, pihak kepolisian terus melakukan pemeriksaan agar semakin jelas para pelaku yang sudah terlibat.

Be Sociable, Share!