Kabar Nasional – Seorang Guru Menjadi Korban Pembunuhan Para Preman

 

Kasus pembunuhan yang terjadi kepada seorang guru bernama Tatang Wiganda (39) di SMP Yayasan Atikan Sunda (YAS) menggegerkan warga sekitar. Dari berita yang telah beredar, sosok guru tersebut telah dibunuh oleh muridnya sendiri dan juga orangtuanya.

Akan tetapi dugaan tersebut langsung di bantahkan oleh Kepala SMP YAS yaitu Mahdar M saat berada dirumah duka, di daerah Padasuka, Kota Bandung, Selasa (23/8). Beliau juga menjelaskan bahwa kabar berita yang beredar tersebut tidak benar. Beliau juga sudah mengklarifikasi pada pihak kepolisian tentang isu tersebut. Dan saat ini dua dari tiga pelaku pembunuhan tersebut sudah ditangkap dalam waktu yang singkat dan kasus ini murni tindakan kriminal. Dan untuk keluarga yang ditinggal, semoga diberikan ketabahan dan juga kesabaran. Keluarga besar sekolahnya juga sangat menyayangkan kejadian seperti ini menimpa Tatang, salah satu guru disekolahannya.

Dalam kasus ini pihak kepolisian tidak akan cukup diam saja. Mereka akan tetap terus mencari pelaku yang saat ini belum tertangkap. Semua pelaku pembunuhan tersebut akan mendapatkan hukuman yang setimpal atas kajahatan yang mereka lakukan. Pihak kepolisian juga memberikan peringatan kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dimana pun berada. Kasus seperti ini yang sangat membuat resah pihak kepolisian.

Mahdar juga mengatakan bahwa seluruh anggota besar YAS sangat merasa kehilangan sosok Tatang Wiganda yang dikenal sebagai guru olahraga di YAS. Dimata murid dan juga teman seprofesinya, Tantang adalah sosok guru yang panutan dan juga berakhlak sangat baik. Tidak hanya itu saja, sosok Tatang juga seorang guru yang ramah. Ia selalu sabar ketika memberikan pengarahan kepada para muridnya disekolah. Walaupun guru olahraga, Tatang memiliki akhlak yang baik. Semua pihak sekolah berharap semoga pelaku pembunuh Tatang segera di tangkap serta mendapatkan hukuman yang sesuai dengan tingkat kejahatannya.

Kejadian tersebut berawal ketika kendaraan korban menabrak pelaku. Pelaku yang diketahui adalah seorang preman terminal Cicaheum langsung menganiaya korban hingga babak belur. Pelaku juga menusuk perut korban menggunakan benda tajam. Pembunuhan tersebut terjadi pada Senin (22/8) sekitar pukul 16.00 WIB.

Be Sociable, Share!