Kabar Nasional – Setelah 12 Jam Pemeriksaan Gatot Mengakuinya

 

Gatot Brajamusti dan juga istrinya yaitu Dewi Aminah telah diperiksa kurang lebih selama 12 jam dari tim penyidik Polda metro Jaya yang ad di NTB Mataram, seperti yang dilanasir dari laman kompas.com pada hari Kamis, 06/10/106.

Pemeriksaan itu dilakukan karena ada kaitannya dengan tuduhan pemerkosaan dan juga pelecehan seksual yang sudah dilaporkan dari A dan juga CT. “Iya, apa yang sduah dilaporkan dan dikatakan dari pihak korban akan diselidiki dengan paa yang sudah dilaksanakan dari BAP awal,” jelas Azhar Nugroho dari Kasubid  V Renakta Ditreskrimun dari Polda Metro Jaya AKBP.

Bagi Azhar, dari hasil pemeriksaan saat ini, Gatot memang mengakui adanya dugaan tentang pelecehan seksual dan juga pemerkosaan yang telah dituduhkan terhadapnya.”Iya, seperti yang sudah disampaikan oleh korban yang ada di padepokan ataupun di beberapa Tempat Kejadian Perkara lainnya, adanya suatu perbuatan dari Gatot, khususnya pelecehan seksual dan juga pemerkosaan,” tutur Azhar.

Azhar telah mengatakan ada kurang lebih 12 jam yang sudah dia lakukan untuk pemeriksaan kurang lebih 40 pertanyaan yang sudah dia ajukan dari tim penyidik,” Dia memang mengakku sebagian,” tambahnya.

Azhar jugamenambahkan sebelum adanya pelecehan seksual itu dan pemerkosaan yang sudah dilakukan Gatot terhadap korbannya maka dia disuruh mengonsumsi asfat yang akhir-kahir ini diketahui adalah sebagai sabu-sabu.

Saat ini status mereka berdua masihlah berstatus saksi. Dan rencananya pemeriksaan selanjutnya akan dilakuakan pada hari Ini.

Gatot Brajamusti dan juga Istrinya yang bernama Dewi Aminah mulai dipersiksa dari pukul 13:00 WIta di sebuah ruangan yang ada di Mapolda NTB.  Saat itu Gatot baru saja keluar dari ruangan pemeriksaan kurang lebih pada pukul 00:45 Wita.

Disaat ditanyai para wartawan yang berkaitan dengan tuduhan yang sudah dia lakukan itu, Gatot dan juga istrinya hanya bungkam dan terus berjalan masuk di dalam sel tahanan Polda yang ada ddi Nusa Tenggara Barat itu.

Gatot Brajamusti merupakan ketua dari PARFI yang telah ditangkap oleh Satuan kepolisian Mataram pada hari Minggu, 28/08/2016 silam yang tertangkap basah melakukan pesta sabu di salah satu kamar hotel yang ada di Mataram.

Be Sociable, Share!