Kabar Nasional – Setelah 9 Bulan Dibui, Tajudin Minta Keadilan Pemerintah

 

Tajudin mengaku masih belum bisa untuk menghapuskan trauma yang telah dialaminya dalam 9 bulan terakhir. Dirinya telah dibui tanpa dosa. Meski pun pada akhirnya bebas, namun pria yang biasanya menjual cobek tersebut, saat ini akan menuntut adanya keadilan dari pemerintah.

“Karena saya ini merupakan satu – satunya tulang punggung dalam keluarga. Maka dari itu, saya pun akan meminta keadilan dari pemerintah, sebab orang yang benar pastinya akan mendapat balasan,” ungkap Tajudin setalah dirinya dibebaskan dari Rutan Kelas l Tangerang pada hari Sabtu 14/1/2017.

Tajudin pun telah mengungkapkan bahwa dirinya begitu ingin bisa segera kembali berkumpul dengan pihak keluarganya yang berada di kampung halaman.

“Saya akan pulang kampung terlebih dahulu. Sebab saya sudah begitu ketakutan. Saya telah dikatakan melakukan penjualan orang serta memperkejakan orang. Saya juga merasa tidak memperkejakannya. Saya telah menyuruhnya untuk sekolah tidak mau. Sebab orang tuanya telah menitipkannya, sebab mereka merupakan keponakan saya,” kata Tajudin.

Tajudin merupakan penjual cobek yang kurang berkecukupan. Dirinya pun harus mendekam dalam penjara dalam kurun waktu 9 bulan. Kebebasannya sudah dirampas setalah dirinya telah dituduh melakukan eksploitasi anak pada Dendi dan Cepi. Dimana kedua anak tersebut telah ikut membantunya untuk berjualan cobek pada Jalan Raya Perum Graha Bintara, Tangerang Selatan.

Pada akhirnya, Pengadilan Negeri Tangerang telah memberikan vonis bebas pada Tajudin setelah dirinya tak terbukti mengeksploitasi anak sebagaimana yang telah dituduhkan oleh jaksa. Atas pertimbangan sosiologis, dimana anak membantu orang tua.

“Melepaskan terdakwa atas segala dakwaan. Secara sosiologis, anak telah terbiasa dalam membantu orang tuanya,” sebagaimana yang telah diucapkan oleh majelis hakim pada Kamis 12/1/2017.

Namun sayang, sampai dengan hari Jum’at 13/1/2017 kemarin, Tajudin masih belum bisa untuk dikeluarkan dari dalam selnya. Hal itu dikarenakan petikan putusan yang datang dari Pengadilan Negeri Tangerang masih belum selesai dibuat hakim

Fajar Said selaku jaksa yang telah mengurus kasus Tajudin, telah membenarkan akan adanya keterlambatan dari petikan pengadilan. Tetapi dirinya masih belum mengetahui apakah alasan dari keterlambatan tersebut.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author