Kabar Nasional – Siasat Imigrasi Menembus PSK Asal Maroko

 

Tak semua tawaran pria local akan diterima oleh pada PSK yang berasal dari Maroko yang telah diamankan di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat. Untuk bisa mengungkap kasus tersebut, petugas memiliki cara tersendiri untuk bisa melakukannya.

Tato Juliadin Hidayawan selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas l Jakarta Pusat mengungkapkan bahwa 95 % pelanggan PSK asal Maroko tersebut adalah orang asing. Tato juga menambahkan apabila Warga Negara Indonesia tak akan bisa menembusnya.

“Apabila orang kita, tidak akan mampu untuk menembusnya. Ketika anggota kita tengah menyamar dan mencoba untuk membookingnya, orang kita yang perawakannya biasa, meraka enggak mau dan menghindar,” ujar Tato sebagaimana yang telah dikutip dari Detik.com.

Atas alasan tersebut, masih belum diketahui apa yang telah menjadi alasan dari para Penjaja Seks Komersial dari Maroko tersebut tidak bersedia dengan Warga Negera Indonesia serta menghindar apabila ditawar oleh WNI.

“Kemudian setelah kita dibantu oleh kawan yang merupakan orang asing serta memiliki ketururan darah Arab, mereka pun mau menerima bookingan dari kita. Sehingga memang yang menjadi pangsa pasar mereka ialah dari kalangan mereka sendiri,” imbuh Tato.

Tato juga mengungkapkan bahwa penyamaran yang berpura – pura sebagai pelanggan tersebut dilakukan untuk bisa membuktikan terkait adanya praktik prostitusi tersebut. Hal tersebut berarti bahwa pada PSK asal Maroko tersebut telah menyalah gunakan visa mereka.

“Semuanya memakai bebas visa kunjungan,” kata Tato.

Tujuh belas Warga Negara Asing yang berasal dari Maroko tersebut telah diamankan dari sebuah tempat hiburan maIam pada Jum’at dini hari 21/10/2016. Berdasarkan dari hasil pemeriksaan, ada enam dari tujuh belas perempuan tersebut tak ditemukan adanya indikasi sebagai seorang PSK.

“6 diantaranya tidak terbukti, namn kami telah melakukan pengecekan terhadap paspornya. Apabila dilihat dari situ, dirinya bolak – balik ke Jakarta mau ngapain saja kan memang kelihatan,” jelasnya.

Kini pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini untuk bisa mengungkap atas jaringan dari jaringan prostitusi internasional ini. sejumlah sakti pun dimintai keterangan agar semakin memperjelas kasus ini.

Be Sociable, Share!