Kabar Nasional – Sopir Solaris Jaya Menjadi Tersangka atas Kecelakaan Bus di Tawangmangu

Polres Karanganyar, Jateng telah menetapkan Suyitno, 53 tahun, yang merupakan sopir dari bus Solaris Jaya yang telah mengalami kecelakaan pada Jurang Gondosuli, Tawangmangu, sebagai tersangka. Kecelakaan bus maut tersebut terjadi pada Minggu 26/2/2017. Sebagai terdakwa, Suyitno sudah lalai sehingga bus yang saat itu dikemudikannya telah masuk ke jurang.

Karena insiden tersebut, enam nyawa melayang di tempat kejadian dan satu orang lainnya meninggal dalam perawatan di rumah sakit. Sementara itu, belasan penumpang yang lainnya mengalami luka – luka.

“Memang kita telah menetapkan sopir Solaris Jaya sebagai tersangka. Karenakan kelaliannya, diirnya telah mengakibatkan pihak lain meninggal dunia,” ungkap AKBP Ade Safri Simanjuntak selakai Kapolres Karanganyar pada Rabu 1/3/2017.

Kapolres pun mengatakan bahwa penetapan Suyitno menjadi tersangka, telah telakukan setelah adanya penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya dengan melibatkan sejumlah pihak,  yaitu ti teknok dari Labfor Cabang Semarang, tim teknis DLLAJ Kabupaten serta Provinsi guna melakukan pemeriksaan yang terkait dengan teknis serta laian jalan kendaraan bermotor bus bersangkutan.

“Kami juga telah menggandeng Dinas Pekerjaan Umum guna melakukan penelitian terkait geometrik jalan. Apa kedua faktor tersebut berkontribusi terhadap kecelakaan tunggal tersebut. kita pun menggandengn Dinang Perhubungan dimana erat kaitannya dengan sarana & prasarana jalan,” jelas Ade Safri.

Ade pun menambahkan bahwa kasus tersebut sesuai padal 359 KUHP terkiat kelalaian yang telah mengakibatkan orang lain telah meninggal dunia. Pada saat ini, Suyitno pun sudah dilakukan penahanan serta menjalani pemeriksaan dengan intensif pada Mapolres Karanganyar hingga kasusnya diajukan menuju meja hijau.

Sementara itu, kondisi dari bangkai bus Solaris Jaya telah dievakuasi dengan memakai mobil Derek yang sudah didatangkan dari Magetan, Jawa Timur. Bus telah diangkat dengan memakai truk crane serta dibawa menuju Polres Karanganyar.

Korban meninggal dunia karena kejadian tersebut sudah dievakuasi serta dikirim ke rumah duka yang berada di Sidoarjo, pada hari itu juga atau bertepatan dengan waktu kejadian. Dari ketujuh korban meninggal dunia, kesemuanya berasal dari Sidoarjo. Bahkan ada bapak dan anak yang menjadi korban.

About The Author