Kabar Nasional – Suami Mabuk, Sang Istri Menghabisinya

 

Pembunuhan yang dilakukan oleh seorang istri kepada suaminya sendiri saat ini sudah dirungkus oleh pihak kepolisian. Diketahui wanita tersebut bernama Retno Febrianti Fa (22) yang tinggal sebagai warga Keluruhan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Saat ini wanita tersebut harus mempertanggung jawabkan perbuatan yang ia lakukan kepada suaminya yaitu Yustus Kalilau (32). Kejadian tersebut ia lakukan pada Senin (20/8). Ketika pihak kepolisian menanyakan kronologi pembunuhan yang ia lakukan, Retno langsung menjelaskan kronologi saat ia membunuh suaminya dengan perasaan menyesal dan meneteskan air mata. Diketahui bahwa saat ini Retno sedang mengadung buah hatinya dengan sang suami yang berusia empat bulan. Ia pun sangat menyesalkan atas perbuatan tersebut.

“Saya sangat menyesal, saya juga sangat sayang dia. Bayangannya selalu hadir dipikiran saya, dan anak yang ada di dalam kandungan ini akan menggantikannya”, kata Retno saat di ruang tahanan Pengadilan Negeri Klas IA Kupang.

Ia pun juga sangat siap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut, dan siap menempuh proses hukum. “Kejadian ini sudah terjadi, saya siap menghadapi proses hukum yang ada”, tegasnya.

Kejadian tersebut terjadi lantaran Retno merasa cemburu kepada sang suami. Sang suami yang saat itu pulang ketempat kost yang mereka tinggali dengan keadaan mabuk di tegur oleh Retno. Kejadian tersebut sekitar jam 11.30 Wita. Akibat minuman keras, Yustus yang ditegur oleh Retno merasa marah dan berusaha melempari Retno dengan menggunakan gelas yang tepat di bagian kepalanya. Merasa tidak terima dengan perlakuan suaminya, Retno pun mengambil pisau yang saat itu berada di dapur rumahnya. Dan langsung menggesekan pisau tersebut pada bagian leher suaminya hingga tewas. Penyesalan kehilangan sang suami dan harus menerima hukuman sudah menjadi jalan hidupnya untuk kedepannya. Anak yang sangat ini ia kandung akan selalu menjadi semangat paling besar untuk menjalani hukuman-hukuman yang ada.

Kejadian tersebut membuatnya harus mendekam di balik jeruji penjara. Ia juga harus menerima hukuman apa saja yang akan didapatnya. Pihak kepolisian akan memproses kasus ini dengan sangat baik. Diketahui bahwa kasus ini murni bukan pembunuhan yang direncanakan.

Be Sociable, Share!