Kabar Nasional – Tempat Karaoke Digerebek, Empat Penari Striptis Telah Diamankan

Menyediakan penari striptis yang berkedok sebagai pemandu lagu, sebuah tempat karaoke yang bernama Mega Karaoke yang berada di Jalan Ngaglik,  Surabaya telah digerebek oleh pihak kepolisian pada Sabtu dini hari 18/2/2017.

Pada proses penggerebekan tersebut, setidaknya ada tujuh orang serta barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu yang berhasil diamankan ketika penggerebekan. Tidak hanya itu saja, ada pula bill layanan serta buku laporan kegiatan yang telah berhasil diamankan oleh anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Ada tujuh orang yang telah berhasil diamankan pada saat penggerebekan, diantaranya Nana Suryawati, 36 tahun berasal dari Pagesangan lV yang merupakan penyedia tari, serta Eka Bayu Parsetiyo 26 tahun warga Manukan A – 1 Surabaya selaku spv karaoke. Kemudian ada Yanti alias Susan, Anik Rahayu alias Tania, Elinda alias Dora alias Siska, Henny Sulistyowati alias Vero yang merupakan penari serta Aris sebagai seorang tamu. Nana dan Eka telah ditetapkan oleh penyidik sebagai tersangka.

Modus bisnis penyedia jasa pornografi ini ialah, penyedia tari erotis telah menawarkan tamu dari Mega Karaoke yang ingin  memakai jasa lady escort. Pada para tamu, tersangka pun telah menginformasikan apabila LC – nya juga bersedia untuk melayani tarian erotis.

Kompol Bayu Indra Wigno selaku Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya telah mengatakan bahwa tarif yang ditawarkan untuk setiap penari erotis yang berada di Mega Karaoke itu cukup murah. Setiap tamu yang menginginkan memakai jasa penari erotis, hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 60 ribu setiap jamnya.

“Setiap kali bookingan, sang penari mendapatkan bagian Rp 40 ribu lalu Rp 15 ribu diberikan pada manajemen serta Rp 5 ribu merupakan bagian dari penyedianya,” jelas Bayu ketika didampingi oleh Kompol Lily Djafar selaku Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya.

Tidak hanya itu saja, para penari pun masih akan mendapatkan uang tips setiap kali melepaskan bajunya satu persatu.

“Besaran uang tips itu bervariasi, terkadang Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu. Selanjutnya uang tips tersebut juga kembali dibagi dengan penyedia tari,” imbuhnya.

Pada saat ini, Bayu mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus mendalami apakah ada pihak lain yang telah membackingi bisnis karaoke yang menyediakan penari striptis tersebut.

“Yang jelas diantara manajemen dan penyedia terdapat kerjasama. Kita pun masih akan terus mendalami apa ada pihak lainnya yang ikut membackingin bisnis esek – esek ini,” pungkasnya.

About The Author