Kabar Nasional – Terkuak Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Medan

 

Setelah berhasil membekuk semua pelaku pembunuhan satu keluarga, Polda Sumatra Utara akhirnya membeberkan motif pelaku yang dengan keji menghabisi lima kerabatnya sendiri, yaitu Riyanto (40) beserta istri, mertua dan kedua anaknya di Pasar 1, Gang Tengah, koda Medan, Sumut, pada hari Minggu dini hari, 09 April 2017.

Irjen Rycko Amelza Dahniel, kapolda Sumatra Utara mengungkapkan, Andi Lala yang menjadi otak perbuatan sadis itu membunuh Riyanto dan keluarganya dilatarbelakangi oleh dendam masalah utang piutang sebesar Rp. 5 juta.

Ironisnya, uang yang tersangka minta itu bukannya untuk keperluan keluarganya, melainkan untuk membeli barang haram narkoba jenis sabu. Sekitar dua bulan lalu, tersangka Andi Lala memberikan uang itu kepada Riyanto supaya dibelikan sabu.

“Andi Lala sudah menangih uang itu, tetapi tidak kunjung dikembalikan oleh Royanto hingga akhirnya muncul niat bengis tersangka untuk membunuh Riyanto,” kata Rycko di Mapolda Sumut, Medan, Senin (17/04/2017).

Rencana yang tersangka buat untuk melakukan aksinya, Andi Lala sempat menggandaikan motornya kepada Riky di Deli Serdang. Dari uang hasil gadai itu selanjutnya Andi Lala belanja perlengkapan untuk menghabisi nyawa korban, seperti merental mobil, besi, dan narkotika jenis sabu.

“Sebelum menghabisi nyawa korban, Andi Lala sempat mengajak Riyanto mengkonsumsi sabu. Dia juga mengaku sendiri dalam melakukan aksinya menghabisi Riyanto beserta keluarganya,” ujar Kapolda.

Disinggung mengenai keterlibatan dari Roni dan Andi Saputra, Kapolda menjelaskan keduanya bertugas untuk mengawasi dari luar rumah, akan tetapi keduanya juga mengetahui jika Andi Lala sudah merencanakan pembunuhan.

Selain itu ternyata Andi Lala juga pernah melakukan pembunuhan sebelum menghabisi satu keluarga di medan itu. pada tahun 2015 lalu, dia pernah melakukan pembunuhan dengan korban berama Suherman alias Iwan.

Pembunuhan waktu itu dilatarbelakangi amarah akibat istrinya, yang telah berhubungan intim sebanyak tuuh kalu dengan korban. Mengetahui hal itu, Andi Lala menyuruh istrinya Reni untuk menghubungi Suherman supaya mau datang kerumah mereka yang berada di Jalan Pembangunan 2, Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deli Serdang.

Setelah berhasil mengabisi nyawa Suherman, untuk menutupi tindakan itu, Andi Lala dan Irfan lantas membuang mayat korban itu ke dalam parit yang terletak di kawasan Lubuk Pakam.

Sampai saat ini pikah kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkapkan kemungkinan adanya kasus – kasus lain yang sudah dilakukan oleh tersangka Andi Lala.

Be Sociable, Share!