Kabar Nasional – Terlilit Hutang, Anggota DPRD Lakukan Penipuan Rp 600 juta

 

Subur Triono selaku anggota DPRD di Kota Malang, telah ditahan oleh pihak kepolisian. Subur ditahan karena diduga terlibat pada tindak pidana penggelapan dan penipuan. Uang senilai ratusan juta rupiah sudah diakuinya telah habis untuk melunasi hutang – hutangnya.

“Tersangka pun dijerat dengan pasaI tindak pidana penggelapan dan penipuan. Uang itu katanya telah dipergunakan oleh tersangka guna membayar hutang,” ungkap Iptu Nur Wasis selaku KBO Reskrim Polres Malang Kota sebagaimana yang telah dikutip dari merdeka.com pada Sabtu 11/2/2017.

Nur Wasis pun menegaskan apabila pada kasus tersebut, tak ditemukan adanya keterlibatan dari pihak yang lainnya. sejumlah pihak yang telah dimintai keterangan pun hanya berperan menjadi saksi semata.

“Hal ini murni telah dilakukannya sendiri dan untuk kepentingannya pribadi,” tegas Nur Wasis.

Berdasarkan pada hasil pemeriksaan kepada anggota Komisi C itu, telah memenuhi unsure yang telah diatur pada KUHP. Tersangka sudah nyata – nyata melakukan kebohongan pada korban.

“Tersangka telah melakukan kebohongan. Dimana dirinya mengaku mampu untuk meloloskan masuk pada sebuah Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Malang, namun ternyata tidak. Kemudian yang kedua, uang tersebut tanpa seizing dari pemiliknya telah dipergunakan tersangka untuk orang lain atau membayar hutang,” jelas Nur Wasis.

Polres Kota Malang pun telah menahan Subur dalam masa 20 hari kedepan, itu terhitung semenjak Kamis 9/2/2017. Tersangka sudah dilaporkan oleh korban berinisial ES pada Rabu 19/11/2016 yang lalu. Korban mengaku sudah ditipu tersangka dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Subur telah mengaku bahwa dirinya mampu menolong salah satu anggota keluarga korban untuk masuk pada Jurusan Kedokteran pada Universitas Brawijaya Malang. Namun ternyata janji tersebut tidak terbukti meskipun korban telah menyetorkan uang senilai Rp 600 juta.

Karena merasa jengkel, uang yang telah dijanjikan tersangka akan dikembalikan semuanya. Namun ternyata uang tersebut tidak kunjung diterima korban secara penuh. Korban pun masih menunggu sisa dari uang itu, yakni sebesar Rp 370 juta. Karena tidak kunjung diselesaikan, maka akhirnya korban pun melaporkan hal itu pada Polres Kota Malang.

Lalu Subur juga telah dilaporkan oleh korban yang lain. Salah seorang warga yang berinisial AW, juga mengaku telah dirugikan oleh Subur senilai Rp 50 juta pada kasus yang sama. Korban pun minta tolong pada Subur agar membantu anaknya untuk masuk dalam Fakultas Ekonomi di Universitas Brawijaya Malang. Tetapi, ternyata yang bersangkutan sudah gagal serta uang yang telah disetorkan tidak kunjung dikembalikan,

Be Sociable, Share!