Kabar Nasional – Tim Basarnas Berhasil Evakuasi 198 Penumpang dari KM Mutiara Sentosa 1 yang Terbakar

 

Kebakaran yang dialami oleh Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 1 di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura. Seluruh penumpangnya berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Evakuasi tersebut dilakukan pada pukul 12.00 WIB, hari Sabtu (20/05/2017). AKPB Joseph Ananta Pinora selaku Kapolres Sumenep menuturkan, seluruh penumpang dari KM Mutiara Sentosa 1 milik PT. ALP (Antosim Lampung Pelayaran dengan rute Surabaya – Balikpapan ini, dinakhodai oleh Edi Sarwoko. Berdasarkan manifes atau catatan perjalanan, jumlah keseluruhan penumpang yang diangkut oleh KM Mutiara Sentosa  adalah 189 orang, diantaranya 37 crew ABK (Anak Buah Kapal) dan 161 orang penumpang.

“Dari keseluruhan penumpang yang berjumlah 186 orang saat ini sudah berada di KM Dharma Kartika yang saat ini dalam perjalanan menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Itu nanti tiba di Pelabuhan Tanjung Perak diperkirakan pada pukul 21.00 WIB,” jelas Pinora.

Sedangkan untuk tiga orang penumpang yang berhasil selamat dan sempat dirawat di Puskesmas Masalembu bersama dengan lima korban meninggal dunia juga telah dibawa oleh tim dari Basarnas menuju ke Surabaya menggunakan kapal KN 225, serta dua penumpang yang selamat tadi malam juga sudah dibawa oleh KM Meratus menuju Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.

“Secara kebetulan disaat kejadian itu KM maratus sedang melintas yang mempunyai perjalanan dari Surabaya menuju ke Makasar, sehingga mereka juga ikut serta membantu melakukan evakuasi pada dua orang yang berhasil selamat,” kata Pinora.

Pihaknya juga memastikan jika para korban dari terbakarnya kapal motor Mutiara Sentosa 1 di perairan salah satu pulau yang terletak di ujung timur Pulau Garam itu sudah dievakuasi secara keseluruhan.

“Pada pukul 15.27 WIB, untuk jenasah korban juga sudah diberangkatkan menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabya,” tutup dia.

Semantara itu KM Mutiara Sentosa 1 yang terbakar itu langsung ditenggelamkan 1,5 Mil timur laut dari pulau Masalembu. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan supaya tidak mengganggu kapal lain yang ingin memakai jalur tersebut untuk menyeberang.

“Jadi untuk sementara ini kapal kita kandaskan. Dikandaskan sebab seluruh penumpang sudah berhasil dievakuasi,” tambah Edi Sumarsono, Kabid Penjagaan dan Penyidikan Syahbandar Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,

Be Sociable, Share!