Kabar Nasional – Tim Densus 88 Lakukan Penggeledahan Rumah Kontrakan 2 Terduga Teroris di Cianjur

Tim Densus 88Antiteror Polri bersama dengan Ditreskrimum Polda Jawa Barat melakukan penggeledahan kontrakan terduga teroris yang terletak di Kampung Rancagoong RT 02/4 Desa Rencagoong, Cianjur. Tim gabungan tersebut menggeledah kurang lebih selama dua jam dimulai sekitar pukul 09.30 WIB sampai 11.00 WIB.

Dari penggeledahan yang dilakukan tersebut Tim Densus 88 Antiteror berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor merk Yamaha Mio J, 3 buah handphone, 2 buah pisau lipat, 2 buah memory card, 1 buah pisau kemabit, 1 buah tas selempang, 4 buah note book, 1 buah flashdisk, yang tunai senilai Rp. 3.451.000,- milik RKR, uang tunai sebesar Rp. 582.000,- milik AS, 1 buah kartu ATM BRI, dan 1 buah kwitansi pemesanan tiket ke Solo.

“Temuan barang bukti tersebut diamankan dari TKP untuk dilakukan pengembangan dan proses penyelidikan dan penyidikan,” ujar Kombes Pol Yusri Yunus selaku Kabid Humas Polda Jabar saat dikonfirmasi.

Menurut Yusri, penggeledahan itu merupakan tindak lanjut dari hasil penangkapan sebelumnya terhadap dua orang terduga teroris RKR alias RK (33) dan juga AS alias AK (27), pada hari Rabu 21 Juni 2017.

“Benar ada dua rumah kontrakan yang digeledah,” kata Yusri.

Pertama, dilakukan penggeledahan pada rumah kontrakan yang ditempati oleh RKR, lalu kemudian berlanjut penggeledahan di kontrakan yang dihuni oleh terduga teroris AS.

“Dua kontrakan tersebut berbeda lokasi tetapi masih berada satu kampung,” kata Yusri.

Saat penggeledahan tersebut berlangsung di dalam rumah kontrakan tersebut ada istri mereka masing – masing. Akan tetapi juga belum diketahui apakah kedua istri mereka tersebut juga ikut tertangkap. Saat ini proses investigasi pun masih terus dilakukan.

Setelah tim Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan dan juga membawa sejumlah barang bukti, pihak kepolian juga memasang garis polisi di kedua rumah kontrakan yang dihuni oleh kedua terduga teroris tersebut. Hal tersebut dilakukan guna mensterilkan Tempat Kejadian Perkara.

Pihak kepolisian juga masih melakukan pemantauan dan pengamanan di kedua rumah kontrakan terduga teroris tersebut. polisi masih melakukan pengembangan dan penyeldikan apakah dua terdua teroris ini ikut sebuah jaringan apa berdiri sendiri.

About The Author