Kabar Nasional – Tora Sudiro Bersyukur Kembali Pulang ke Rumah

 

Tora Sudiro telah diperbolehkan untuk pulang ke rumah setelah hampir dalam sepekan terakhir menjalani perawatan pada Rumah Sakit Ketergantungan Obat di Cibubur, Jakarta.

“Mulai 12 Agustus 2017, dari pihak kepolisian telah menangguhkan penahanan Tora Sudiro,” ungkap Lydia Wongsonegoro selaku kuasa hukum Tora Sudiro ketika ditemui di RSKO, Senin 14/7/2017.

Lydia telah mengatakan apabila Tora sudah memenuhi syarat agar mendapatkan penangguhan penahanan tersebut. Dirinya pun menjamin tak aka nada menghambat proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh pihak kepolisian, seperti kabur ke luar negeri atau pun menghilangkan barang bukti.

“Saya sendiri selaku pengara Tora Sudiro, menjamin bahwasannya klien saya tak akan mempersulit atas jalannya proses penyelidikan,” ungkap Lydia.

Tora sendiri mengaku begitu sedang setelah mendapatkan penangguhan penahanan. Dirinya bersyukur sebab bisa kembali pulang ke rumah serta menjalani hari – hari bersama dengan keluarga.

“Kalaupun saya memperoleh penangguhan penahanan ya saya Alhamdulillah banget. Saya seneng banget,” ungkap Tora Sudiro.

Pada tempat yang sama, Kompol Vivick Tjangkung selaku Kasat Narkoaba Polres Jakarta Selatan pun mengamini pernyataan yang dikeluarkan oleh Lydia terkait atas penangguhan penahanan Tora Sudiro.

Vivick mengatakan apabila alasan penangguhan yang telah diberikan dikarenakan RSKO masih belum bisa untuk memberikan perawatan terhadap Tora secara optimal.

“Kami pun member suatu peluang agar saudara Tora bisa melakukan pemeriksaan medis yang memang lebih memadai guna kesehatan Tora,” ujar Vivick.

Meski pun demikian, Vivick juga menegaskan apabila penangguhan penahanan tersebut bukan berarti proses kasus hukum dari Tora menjadi terhenti. Penahanan telah ditangguhkan supaya Tora bisa menjalani pengobatan seoptimal mungkin, sehingga yang bersangkutan bisa terus mengikuti proses hukum, dimana pada saat ini memang belum selesai.

“Untuk itulah, kami berharap dengan adanya penangguhan ini bisa dipergunakan secara baik oleh Tora beserta keluarga dan juga lawyer supaya kesehatan Tora bisa dimaksimalkan,” beber Vivick.

Tora memang telah ditetapkan menjadi tersangka dari Polres Jakarta Selatan terkait atas dugaan pemakaian serta kepemilikan 30 butir dumolid yang tidak mempunyai resep dokter.

Be Sociable, Share!