Kabar Nasional – Video Diduga Rizieq Shihab

 

Kepala bidang Humas Polda Metro Jaya yaitu Komisaris Besar  Raden Prabowo A.Y telah mengatakan bahwa pihaknya akan segera menyelidiki pernyebaran sebuah video percakapan yang teah diduga melibatkan seorang pentolan Front Pembela Islam yaitu Rizieq Shihab dengan juga seorang ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana yaitu Firza HUsein.

Argi telah menilai bahwa video tersebut  telah disuga mengandung adanya unsure pornografi dan juga bsia meresahkan masyarakat. Konten itu sudah tersebar di medsos dari MInggu, 29/01/2017. “Dari Tim cyber kami pun telah menemukan bebrapa akun yang telah disuga ada sebuah konten pornografi yang terdapat gambar yang telah diduga itu adalah HR dan juga F,” jelasnya di dalam apolda Metro Jaya pada hari Senin, 30/01/2017.

Bagi Argo, polisi memang akan menyertakan seorang ahli untuk bisa memastikan keaslian dari percakapan dan juga Screenshot yang dilakukan lewat WhatsApp.”kami akan segera meneliti apakah gambar tersebut asli ataukah tidak, dan nantinya ada beberapa saksi dari seorang ahli saksi ahli yang sudah berbicara,” jelasnya.

Selain hal itu, Argo juag telah mengatakan poisi akan menjerat sengan adanya UU no 44 tahun 2008 yaitu tentang pornografi. Pasla yang lainnya yaitu UU no 19  tahun 2016 yaitu tentang sebuah informasi dan juga transaksi elektronik atau ITE.

Video did alam durasi sekitar 4 menit yang telah beredar dengan viral dari minggu kemarin, yaitu berisi percakapan yang tak terduga oleh Firza dengan seorang wanita yang berbana emma. Did alam video itu hanyalah terdengar dengan 1 suara perempuan telah diduga Firza yang telah mengeluhkan sosok yang telah disebutkan Habib Rizieq.

Di dalam video itu, terlihat juga dalam Screenshot dalam percakapan lewat akun whatsApp diantara seseorang yang telah diduga firza bersama dengan seseorang yang telah mengatasnamakan Habib Rizieq. Di dalam percakapan itu disertai juga beberapa gambar seorang perempuan yang tanpa menggunakan pakaian.

Firza memang salah satu tersangka yaitu pelaku maker yang sudah ditangkap polisi disaat akan diakana aksi 2 Desember silam. Sementara dari Tim GNPF MUI telah membantah sebuah video yang telah disebar merupakan Rizieq. Bagi seorang salah satu advokat, yaitu Kapitra Ampera di dalam penyebaran video tersebut dalah sebuah ulah dari sekelompok yang tak senang dengan hal sudah dilakukan Rizieq.

Be Sociable, Share!