Kabar Nasional – Video Viral di Medsos, Anak – Anak Berteriak agar Bunuh Si Ahok

Sebuah video tengah viral pada media sosial, dimana telah merekam anak – anak yang tengah berpawai sembari berteriak kalimat yang telah mengandung kekerasan. Anak – anak yang mengenakan pakaian putih tersebut, secara berkelompok telah meneriakkan ‘bunuh si Ahok sekarang juga.’

Nama Ahok merupakan panggilan populer dari Basuki Tjahaja Purnama yang merupakan terdakwa pada kasus penodaan agama. Pada saat ini Ahok tengah menjalani hukuman penjara selama kurun waktu 2 tahun.

Video tersebut, diduga telah diambil ketika pawai untuk menyambut bulan suci Ramadhan bertempat di sekitaran kawasan Jakarta, pada Rabu 24/5/2017. Pada video yang telah diambil malam hari tersebut, nampak anak – anak serta orang dewasa yang berpakaian serba putih tengah berpawai sembari membawa obor dan bendera.

Pawai tersebut diduga dilakukan sebelum adanya ledakan bom yang terjadi di Kampung Melayu tetapi masih belum diketahui, dimanakah lokasi video tersebut diambil.

Sebelumnya, Arist Merdeka Sirait selaku Ketua Komisi Perlindungan Anak telah mengungkapkan akan kekhawatirannya atas disebarnya benih – benih kebencian yang berdasarkan pada aspek keagamaan telah menjamah anak – anak di usia dini.

Arist juga mengatakan apabila pada beberapa daerah telah muncul fenomena anak – anak yang telah mengolok – olok temannya yang memang berbeda agama dengan menyebutnya kafir.

“Kasusnya seperti bullying, namun saat ini verbalnya telah didasari atas identitas keagamaan. Hal itu sungguh sangat mengkhawatirkan,” ungkap Arist.

Tidak hanya mengolok teman, namun Arist juga menemukan adanya fenomena anak – anak yang telah mempersoalkan identitas kafir. Dirinya pun mengatakan bila Komnas Perlindungan Anak sudah pernah mendapatkan aduan dari guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang telah mengajak muridnya untuk mengunjungi mall.

“Semestinya yang muncul pertanyaan, mall itu gunanya apa. Namun yang ada pertanyaannya, itu mallnya orang kafir apa bukan. Seagama atau tidak? Sungguh itu sangat mengerikan,” kata Arist.

Arist juga menyatakan apabila dirinya kaget ketika mendapatkan laporan tersebut. dirinya tak menyangka apabila benih kebencian bernuansa agaa telah mengontaminasi anak – anak usia dini. Sungguh, fenomena ini telah terjadi pada hampir seluruh provinsi.

About The Author