Kabar Nasional – Wali Kota Palu Akan Gugat Anggota DPRD setelah Menuding Sewa Rumah Pasha Sebesar Rp 1 M

Pernyataan yang telah diungkapkan oleh Ridwan H Basatu selaku legislator DPRD Palu, terkait dengan rumah kontrakan dari Sigit Purnomo selaku Wakil Wali Kota Palu atau biasa dikenal dengan Pasha Ungu, akhirnya berbuntut panjang. Hidayat selaku Wali Kota Palu akan membawa kasus tersebut menuju ke ranah hukum. Sebab menurutnya, kasus ini telah menjadi salah satu bentuk pencemaran nama baik yang telah ditujukan kepada Pasha. Baik secara pribadi mau pun institusi pemerintah daerah.

“Hal ini sudah begitu kelewatan, pernyataannya tidak memiliki dasar serta begitu memalukan, baik pribadi, Wawali atau pun secara kelembagaan. Seolah – olah kita yang telah memimpin tak memperhatikan masyarakat,” ujar Hidayat sebagaimana yang telah dikutip dari Antara pada Jum’at 13/1/2017.

Hidayat juga telah menyebutkan bahwa pernyataan yang telah dikeluarkan oleh anggota DPRD tersebut, berkaitan dengan sewa rumah kontrakan dari Pasha sebesar Rp 1 M di setiap bulannya telah dibebankan kepada APBD, itu merupakan fitnah. Hidayat pun mengaku sudah melakukan komunikasi dnegan Pasha guna mengambil sikap dan menuntut secara hukum. Dirinya pun menegaskan abhwasannya ada banyak pasal yang mungkin saja bisa digunakan untuk menjadi dasar hukum gugatan.

“Atas tersebarnya informasi secara nasional, tentu saja akan memberikan gambaran yang tak baik dari luar Kota Palu atas kinerja pemerintahan kami. Padahal ini kami sudah bekerja dari siang hingga malam guna membangun Kota Palu. Karena itulah fitnah yang harus kita bwa menuju jalur hukum,” tegasnya.

Hidayat pun telah memastikan bahwa informasi terkait atas anggaran untuk sewa kontrakan rumah yang rencananya dimasukkan ke dalam anggaran pada tahun 2017 tersebut, tidak lah benar. Dirinya pun mempersilakan agar dicek kebenarannya pada badan pengelolaan keuangan serta aset daerah atau BPKAD.

“Sebab apabila Wawali telah dicubit, maka saya pun juga akan ikut merasakan sakitnya,” bela Hidayat.

Hidayat bersama Pasha telah mengklaim sudah membuktikan diri dengan bekerja secara maksimal untuk bisa membangun Kota Palu. Misalnya dengan cara meningkatkan anggaran untuk penididkan serta kesehatan. Mereka pun juga sudah menaikkan anggaran pada pos pembangunan infrastruktur yang mencapai angka Rp 117 miliar.

About The Author