Kabar Olahraga F1 – Vettel Akui Red Bull Akan Sulit Di Bahrain

Dari dunia geber balapan mobil cepat seperti Formula 1 (one) yang sudah di ketahui akan berlaga di Bahrain untuk akhir pekan ini nantinya tidak akan mudah untuk dilaksanakan dari tim Red Bul. Dari sang pembalap andalannya Sebastian Vettel yang sudah mengakui adanya mobil barunya seperti RB10 yang di miliknya yang masih kalah jauh kecepatannya dengan mobil dari tim Mercedes.

Vettel sendiri yang sudah berhasil untuk mendapatkan peringkat di podium  3 di laga GP Malaysia untuk akhir pekan yang lalu, dirinya masih kalah dari Lewis Hamilton dan Nico Rosberg. Dari perolehan tersebut yang memang sudah membuat tim Red Bull di katakan melewati masa sulitnya selama perlagaan tes pra musim lalu.

Akan tetapi dari Vettel yang sudah memberikan penilaian kepada Bahrain International Circuits yang di mana lebih cocok di manfaatkan oleh tim Mercedes. Mesin yang didapatkan dari pabrikan berasal dari Jerman terebut akan menjadi lebih cepat di pacu di dalam trek padang pasir tersebut dengan cuaca yang sungguh panas.

“Balapan yang akan di gelar ini akan sedikit menyulitkan untuk saya nanti. Kami haris bisa banyak melakukan penghematan kepada bahan bakar karena di sini banyak adanya jalur jalur lurusnya,” ujar dari Sebastian Vettel yang sudah dikatakan kepada Sky Sport untuk hari ini, Jumat (4/4/14).

“Setelah mengerti adanya tes di lakukan pada pra musimlalu sampai di dua laga balapan pembuka di musim dingin beberapa saat lalu di Australia dan Malaysia, Mercedes yang masih menjadi tim yang difavoritkan. Mereka yang sudah berhasil untuk lebih cepat dari kami ,lebihnya  berada di trek lurus kami masih kalah maksimal dengan mereka,” ujar dari pria yang berasal dari Jerman tersebut.

Bahrain sendiri yang bukan menjadi trek yang paling ramah untuk tim Red Bull selama percobaan di tes musim dingin lalu. Mercedes yang berhasil untuk menjadi terdepan dengan dapatkan tiga catatan waktu lebih cepat. Akan tetapi dari Vettel yang berada di peringkat 18 dan Daniel Ricciardo di posisi 10.

About The Author

Reply