Home » Otomotif »

Kabar Otomotif – Inilah Posisi Badan yang Benar Saat Melakukan Pengereman

 

Dalam melakukan pengereman sepeda motor, juga diperlukan teknik tersendiri supaya bisa motor bisa berhenti seperti yang diinginkan. Teknik mengerem yang baik adalah kombinasi antara timing, posisi tubuh, dan penekanan tuas rem. Dari ketiga aspek tersebut itu biasanya yang sering luput dari perhatian adalah posisi tubuh.

Johanes Lucky, Chief Instructor Safety Riding Astra Honda Motor, mengutarakan jika posisi badan yang benar saat mengerem adalah tidak boleh tegak lurus di titik gravitasi motor. Melainkan sebaliknya, pinggang ke atas seharusnya diposisikan kebelakang.

“Saat melakukan pengeraman, posisi tubuh yang benar harus kebelakang,” kata Lucky saat di acara AH-SRIC (Astra Honda Safety Riding Instructur Competition di Sidoarjo, Selasa (16/05/2017) kemarin.

Alasannya, menurut Lucky adalah karena saat mengerem, energi kinetik saat motor melaju akan mengalir juga dan menumpuk pada bagian depan sepeda motor, sampai kemudian motor bisa berhenti.

Jadi saat mengerem tubuh diayunkan ke belakang, pengendara motor sebenarnya tengah menyeimbangkan enegri kinetik yang berada di motor bagian depan itu. “Jadi posisi inilah yang menjadi alasan yang lebih untuk mendapatkan kesimbangan motor,” jelas Lucky.

Disaat melaju dengan cepat dan diharuskan untuk melakukan pengereman yang mendadak dan tidak menggunakan teknik pengereman yang baik, maka bisa saja akan membuat ban bagian belakang motor akan terangkat. Padahal sebenarnya ketika ban bagian belakang motor terangkat saat pengereman, pengereman tersebut tidak stabil dan memiliki potensi yang besar akan membuat pengendara hilang kontrol dan keseimbangan yang bisa berdampak jatuh.

Teknik yang baik saat mengerem ini memang belum bisa langsung dapat dipraktekkan. Sebab hal itu juga berhubungan dengan kebiasaan berkendara di setiap harinya, yang juga biasanya posisi tubuh saat melakukan pengereman juga mempunyai keterkaitan dengan kebiasaan saat mengerem. Dimana hal tersebut biasanya saat mengerem posisi tubuh malah terbalik dengan posisi teknik yang benar, yakni posisi tubuh justru bukannya kebelakang malah condong kedepan.

Akan tetapi selain teknik yang diperlukan untuk mengerem, ada juga faktor penting lainnya yang harus diperhatikan, seperti bagian motor yang digunakan untuk mengerem. Melakukan perawatan dan kontrol pada bagian rem sangat diperlukan untuk mengantisipasi masalah yang terjadi ketika sedang berkendara.

Be Sociable, Share!