Kabar Otomotif – Jelang Jambore Nasional Jawa Rongsok Extreme

Tiga hari lagi acara Jambore Nasional Jawa Rongsok Extreme akan di gelar di Bantargebang, Bekasi, namun para peserta dari berbagai daerah sudah mulai berdatangan. Mereka ada yang berasal dari Magelang, Bandung dan Sidoarjo. Jawa Rongsok Extreme ini merupakan acara pertemuan rutin pemilik vespa modifikasi dari berbagai jenis, yang kesemuanya menggunakan vespa gembel alias bekas.

Kebanyakan dari peserta memilih berangkat ke tempat acara pada tengah malam dikarenakan kondisi mesin kendaraan yang sudah usang dan juga ukuran vespa yang besar. Agar tak menimbulkan kemacetan dan protes maka banyak dari peserta yang lebih memilih berangkat pada malam hari. Selain itu juga perjalanan malam berfungsi untuk menghindari polisi karena sebagian besar vespa gembel ini tak memiliki STNK maupun BPKB. Kalaupun ada itu sudah mati pajak atau kondisi kendaraan sudah tidak sesuai dengan di surat.

Jika dilihat dari fisiknya, mengapa dinamakan vespa gembel karena vespa ini sudah tak mirip vespa pada umumnya. Banyak botol plastic bergelantungan di motor yang menggunakan sumber utama aki. Tak hanya itu vespa gembel ini dilapisi lap/kain kotor dan bagian depannya tak jarang dihiasi dengan tengkorak ataupun stangnya yang sangat tinggi.

Banyak para pecinta vespa gembel yang tak bisa move on dari kendaraan yang tak bisa dipakai bepergian jauh ini. Hal ini karena eratnya persaudaraan antara komunitas vespa gembel. Jika yang satu kesusahan maka yang lain akan membantu dan menemani menghadapi masalah. Komunitas ini pun akrab dengan music reggae dan rambut gondrong.

Acara yang dilangsungkan di lapangan Piaggio ini pun akan penuh sesak oleh para pecinta vespa rosok. Banyak dari mereka yang sudah berdatangan saat sebelum hari H. Menurut info yang masuk, ada 1.500 peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.  Acara ini adalah ajang reuni para pecinta vespa sampah. Dimana mereka bisa bercanda, melepas kangen dan menambah relasi. Tak ada yang berbeda, semua sama dengan satu salam andalan mereka yakni, salam satu mesin, mesin kanan.

Acara ini juga ada aksi social yang ditunjukkan dengan acara bakti social pada hari Minggu. Uang, pakaian dan buku yang terkumpul dari para pecinta vespa sampah disumbangkan untuk anak-anak kurang mampu di daerah Bekasi. Ada perwakilan dari panitia yang menyerahkannya secara simbolis kepada ketua RW setempat. Ya.. meskipun penampilan mereka bertato, rambut gondrong dan tak jarang pula bertindik namun eksistensi dan jiwa social para pecinta vespa gembel ini patut diacungi jempol.

About The Author