Home » Olahraga » MotoGP »

Kabar Otomotif – Punya Pembalap Top Sekelas Rossi dan Vinales, Apa Keuntungan Tim Yamaha?

 

Gelaran seri MotoGP selalu sukses mencetak pembalap hebat. Sehingga tak jarang jika ada sejumlah tim yang memang sengaja ibarat menempatkan dua ayam jantan dalam satu kandang.

Misalnya Tim Yamaha. Pabrikan dari Jepang tersebut mempunyai pembalap berlabel menjadi juara dunia yang mampu kompetitif di gelaran musim ini. Secara teori, ini adalah sebuah keuntungan yang didapatkan oleh Tim Yamaha yang dapat menempatkan pembalap terbaik dunia yakni Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Akan tetapi kalo dilihat dari sisi lainnya, bukan berarti Vinales dan Rossi tidak pernah mengalami pergesekan gejolak. Penempatan kedua “ayam jago” dalam satu kandang inilah yang biasanya menjadi penimbul sebuah masalah.

Jika melihat kebelakang, tim Yamaha pernah mempunyai pengalaman yang buruk saat menduetkan The Doctor dengan Jorge Lorenzo,dan di MotoGP musim 2017 ini pun situasi yang sama nyaris terulang kembali.

Pembalap asal Italia itu beberapa kali terlihat mengeluhkan beberapa masalah yang dialaminya pada tim. Hal ini tentunya harus segera ditindak lanjuti oleh Pabrikan Yamaha. Setidaknya, mereka harus segera memikirkan jalan keluar untuk masalah – masalah yang di keluhkan oleh Rossi.

Sebab, ini merupakan waktu yang sangat tepat untuk tim Yamaha mengantarkan The Doctor ke panggung juara dunia MotoGP. Hal itu diutarakan oleh Paolo Beltramo, pengamat kawakan MotoGP.

“Mungkin secara teori, mempunyai kedua pembalap papan atas seperti Vinales dan Rossi di MotoGP musim 2017 ini adalah sebuah keuntungan untuk Tim Yamaha,” kata Beltramo pada Sky Sports, pada Kamis (20/07/2017).”

Sikap diam yang diambil Yamaha sendiri, saat ini lantaran mereka sangat tertolong dengan penampilan yang impresif dari Valentino Rossi dan juga Vinales selama menjalani seri pertama hingga paruh musim MotoGP 2017. Akan tetapi, jika setengah musim kedepan tidak ada perubahan yang cukup signifikan yang dilakukan, maka bukan tak mungkin mereka malah akan kehilangan gelar dalam dua musim berturut – turut.

“Mungkin saja kesalahan tim Yamaha adalah mereka tidak segera mendengarkan keluh kesah Rossi,” ujar Beltramo. “Kedua pembalap papan atas yang berada dalam satu tim akan saling menaikkan daya saing mereka juga, walaupun pastinya ada resikonya,”

Be Sociable, Share!