Kabar Otomotif – Sering Menggunakan Standar Samping Saat Parkir?? Ini Resiko yang Ditimbulkannya

Mengendari sepeda motor memberi lebih banyak keuntungan bagi pengendaranya. Hal tersebut karena motor sendiri tidak memakan tempat yang banyak, hal tersebut memudahkan pengendara untuk mencari tempat saat parkir.

Bagi anda pengendara sepeda motor, apakah anda memarkirkan motor selalu menggunakan standar samping? Jika iya, sebaiknya cobalah mengubah kebiasaan tersebut, walaupun standar samping lebih simpel digunakan, tapi hal tersebut juga memiliki beberapa kerugian.

Pertama, dengan menggunakan standar dapat membuat sepeda motor yang terpakir akan lebih mudah jatuh. Ketika diparkir di jalan yang tidak rata, sepeda motor yang sering menggunakan standar samping bisa menjadi sangat miring dan mudah jatuh ketika tersenggol.

Hal itu juga bisa merugikan tidak hanya motor yang berada disebelah anda. Jadi selalu pastikan anda memarkirkan kendaraan pada permukaan yang datar.

Kedua, ketika terbiasa menggunkan standar samping menyebabkan motor menjadi tidak seimbang dan lebih condong ke kiri. Hal tersebut lama kelamaan akan membuat bagian sebelah kiri ban akan lebih cepat menjadi gundul.

Dalam posisi tersebut, permukaan ban yang menempel di aspal juga lebih banyak dan menyebabkan tekanan angin di dalam ban semakin berkurang.

Tak hanya itu saja, posisi tersebut juga akan menyebabkan sistem suspensi pada sebelah kiri menjadi lebih berat, karena salah satu sok menopang berat motor. Hal tersebut menyebabkan sok akan menjadi condong ke salah satu sisi dan sok kiri akan menjadi lebih cepat rusak atau bocor.

Selain itu, mau diakui atau tidak, banyak dari pengendara yang sering kelupaan untuk menaikkan standar samping mereka, setelah usai parkir dengan menggunakan standar samping. Hal itu bisa menjadi salah satu yang mengancam keselamatan anda dan orang ain yang berada dijalan, apalagi ketika sepeda motor condong ke samping.

Memang memarkirkan motor dengan menggunakan standar tengah cukup menyulitkan, terlebih lagi pengendara adalah seorang perempuan. Akan tetapi berkorban sedikit tenaga tentunya tidak seberapa jika dibandingkan dengan berbagai resiko yang ditimbulkan yang bisa menimpa motor itu sendiri dan keselamatan pengendara saat berada dijalan.

About The Author