Kabar Penting Kesehatan – Pikun Lebih Cepat Ancam Pria Pecandu Alkohol

 

Anjuran para ahli kesehatan guna menghindari konsumsi zat alkohol bukanlah diberikan dengan tanpa alasan. Selain dapat menghilangkan tingkat kesadaran serta akal sehat penggunanya, pada baru-baru ini ada sebuah studi yang menemukan bahwa minum beralkohol dengan berlebihan sanggup menghilangkan ingatan dari seseorang dengan lebih cepat. Akan tetapi dampak negatif tersebut lebih jelas ditemukan pada pecandu pria. Tim peneliti yang berasal dari University College London telah memastikan bahwa temuan tersebut sudah melalui proses pengamatan kepada kebiasaan minum hingga 5.054 pria yang berusia 44-69 tahunan.

Pada tiap partisipan pun juga diminta untuk mengikuti hingga empat jenis tes guna bisa dinilai kemampuan dari kognitifnya. Pada beberapa hasil tes itu ditujukan guna menilai ingatan yang bersifat jangka pendek dari para partisipan berikut dengan kemampuan milik mereka saat memecahkan suatu masalah. Seperti yang dikutip dari ABC News, hari Sabtu (18/1/2014), ditemukan bahwa pria yang meminum sedikitnya sejumlah 36 gram alkohol setara dengan sekitar 2,5 botol bir dengan isi 13 ons lebih mengalami adanya penurunan kemampuan dalam hal kognitif yang lebih cepat, sama halnya dengan yang dialami oleh pria yang berusia 1,5 sampai 5,7 tahun yang lebih tua dari mereka.

Dr Alan Lerner, Direktur dari Brain Health and Memory Center, University Hospitals Case Medical Center, Cleveland juga sepakat dengan adanya temuan tersebut. “Semakin tua, maka fungsi kognitif dari seseorang sedianya akan menurun, tetapi alkohol sanggup mempercepat terhadap proses tersebut,” ujarnya. Hal senada juga diungkapkan Dr Michael Charness asal Harvard Medical School yang turut menambahkan selain halnya penurunan dari fungsi kognitif, konsumsi alkohol berlebihan juga sanggup memperburuk dari kesehatan kardiovaskular.

 Bahkan lebih jauh lagi, sejumlah studi menemukan bahwa fungsi otak dari seseorang dapat pulih seketika saat ia memutuskan berhenti minum alkohol. “Pada enam sampai delapan minggu pertamanya (usai berhenti), penyusutan dari otak ini akan berbalik. Berarti sejumlah efek buruk dari alkohol pada otak masih dapat diperbaiki,” tambah Dr Charness.

Be Sociable, Share!