Kabar Peristiwa – 166 Rumah Di Situbondo Terendam Banjir

Curah hujan yang begitu tinggi dan tidak henti-hentinya membuat beberapa kawasan terendam banjir. Salah satunya yang telah terjadi pada daerah di Situbondo, Jawa Timur. Di Situbondo, terdapat 166 rumah yang telah terendam banjir. Banjir tersebut terjadi karena luapan air sungai, setelah daerah tersebut mengalami hujan yang begitu deras. Diketahui bahwa banjir tersebut memiliki ketinggian dari 100 cm sampai 130 cm.

“Banjir akibat luapan sungai Juma’in di Desa Besuki, Kecamatan Besuki ini terjadi sejak pukul 18.30 WIB dan air luapan sungai itu menggenangi ratusan rumah di dua dusun desa setempat,” kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, yaitu Purwanto.

166 rumah yang terendam banjir terdiri dari dua Desa Besuki yaitu Dusun Kota Timur RT 01 / RW 02, terdapat 25 KK, di RT 02 / RW 01 terdapat 60 KK, serta di RT 01 / RW 05 ada 25 KK. Pada Dusun Pecinan, RT 04 / RW 01 terdapat 21 KK, di RT 02 / RW 01 terdapat 25 KK, serta di RT 03 / RW 01 ada 10 KK. Namun, kemungkinan rumah yang akan terendam banjir masih bisa bertambah lagi.

Ia juga mengatakan bahwa, terjadinya banjir bandang yang merendam banyak rumah diakibatkan adanya hujan yang begitu deras di daerah barat Kabupaten Situbondo, hujan tersebut berlangsung mulai dari siang sampai sore hari. Saat itulah sungai tidak bisa menampung jumlah debit air yang sangat banyak, dan akhirnya air sungai meluap serta merendam beberapa rumah warga setempat.

“Banjir yang menggenangi rumah warga mencapai ketinggian 100 cm hingga 130 cm. Dan pada pukul 23.00 WIB banjir di dua dusun tersebut sudah mulai berangsur surut seiring hujan di daerah pegunungan dan di wilayah itu sudah mulai reda,” ucapnya.

Pada saat ini para warga setempat yang rumahnya telah terendam oleh banjir, mulai untuk membersihkan rumahnya sendiri-sendiri. Para warga juga mendapatkan bantuan dari para petugas BPBD dan relawan untuk membersihkan beberapa rumah para korban banjir. Para warga juga berharap curah hujan bisa kembali normal lagi dan tidak ada lagi banjir susulan.

About The Author