Kabar Peristiwa – Bejatnya Guru Ngaji, Ajak Muridnya Lihat Video Porno

 

Kejadian tak senonoh ini terjadi di daerah Riau tepatnya kecamatan Kandis kabupaten Siak. SK yang sehari – harinya menjadi guru mengaji, SK (45) tega melakukan pencabulan terhadap 4 orang muridnya yang rata – rata masih berusia tujuh tahun. Pada awalnya para korban tutup mulut karena takut, akan tetapi pada akhirnya seorang anak yang telah menjadi korban tindak bejat SK dengan polosnya, menceritakan apa yang telah dialaminya kepada orang tuanya.

Kapolres Siak AKBP Restika Perdamean Nainggolan mengungkapkan, bahwa pelaku sehari – harinya berprofesi sebagai petani, dan dia juga menjadi guru mengaji anak – anak dirumahnya.

“Saat mengajari mengaji, tersangka SK melakukan tindak pencabulan kepada para korban di rumahnya,” kata Restika, Senin (23/01/2017).

Restika menuturkan, pada awalnya Sk memberikan pelajaran mengaji kepada anak – anak  tersebut, akan tetapi lama – kelamaan mereka (anak – anak) dibawa masuk kedalam kamarnya. Lantas pelaku mempertontonkan video porno yang ada di handphonenya kepada anak – anak itu. Setelah itu para korban diperlakukan dengan tidak senonoh seperti digrayangi dan dicumbui oleh pelaku.

“Para korban sempat diancam oleh pelaku agar tidak menceritakan apa yang dialaminya kepada siapa pun. Akan tetapi akhirnya ada dari salah satu korban menceritakan ke orang tuanya. Orang tua yang geram akan perlakuan pelaku terhadap anaknya akhirnya melaporkan hal tersebut ke kantor polisi,” tegas Restika.

Setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban, petugas polisi lalu bergegas untuk mebekuk pelaku. Akhirnya tanpa perlawanan pelaku bisa ditangkap dirumahnya, dan kemudian dibawa ke kantor polisi Siak. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyidikan, korban ada empat anak dan semuanya di bawah umur serta mereka semua adalah murid dari pelaku.

“Dari tindakan tersebut peIaku akan dijerat dengan pasaI 76 E junto PasaI 82 ayat 2 Undang – undang Nomor 35 tahun 2O14 tentang Perubahan atas Undang – undang Nomor 23 tahun 2O02, tentang perIindungan anak di bawah umur. Dengan pasal tersebut Sk di ancam pidana penjara setidaknya paling singkat Iima tahun, dan paIing Iama lima belas tahun,” tutup AKBP Restika.

Be Sociable, Share!