Kabar Peristiwa – Ibu Tega Culik Anak Kandungnya Sendiri Untuk Tebusan 100 juta

 

Sungguh tega apa yang dilakukan seorang ibu, bukannya memberikan contoh yang baik buat anaknya malah memberi contoh yang tidak baik dan berujung di bui. Masnah (52) dari Kampung Kamojing, Kabupaten Karawang, Jawa Barat diamankan oleh aparat kepolisian dari Sektor Cikampek. Lantaran diduga mendalangi kasus penculikan Cinta Ayu A (8) yang juga anak pelaku sendiri. Polisi berhasil mengamankan Masnah dan tiga pelaku lainnya, masing – masing Nia Kuniawati, Agus serta Amdreas Budiman.

Hasil dari pemeriksaan yang dilakukan aparat Polisi, Masnah terbukti telah melakukan penculikan dengan korban anak kandungnya sendiri Cinta, yang masih kelas tiga sekoIah dasar (SD). Mesnah juga mengajak tiga temannya untuk melancarkan aski penculikan tersebut.

Ketika pemeriksaan Mesnah mengaku memang meminta bantuan kepada tiga temannya yang juga baru dikenalnya memalui jejaring sosial Facebook, Andreas Budiman, Nia Kuniawati dan Agus guna untuk menculik anaknya ketika dalam perjalanan pulang dari sekolah.

“Setelah berhasil menculik, Cinta dibawa menuju ke Tasikmalaya untuk disembunyikan,” jelas Masnah ketika dalam proses pemeriksaan di Mapolsek Cikampek, Sabtu (28/01/2017).

Dari pengakuan tersangka tersebut,motif melakukan penculikan didasari ingin meminta uang tebusan kepada suaminya, yang sudahenam bulan pisah ranjang, karena suami memberikan biaya hidup dia dan anaknya.

“Ide penculikan ini memang dari saya, dengan tujuan pengen punya uang untuk modal usaha. Soalnya Suami saya ngasih duit cuma sekedarnya saja,” ungkap Masnah.

Melalui Agus tersangka lainnya. para penculik lantas meminta tebusan uang sebesar Rp. 100 juta rupiah kepada ayah Cinta yang sekaligus suami dari Masnah.

“Pada awalnya gak ada target untuk berapa – berapanya uang tebusan. Yang saya butuhkan hanya 30 juta rupiah saja, itu juga buat modal usaha saja,” tambah Masnah.

Dari keterangan yang berhasil didapat Polisi, kasus penculikan yang didalangi oleh Masnah dan ketiga rekannya bisa diungkap, karena laporan dari ayah korban kepada aparat Polisi, lantas langsung dilakukan pengejaran yang berhasil menangkap ketiga pelaku di daerah Tasikmalaya.

“Dari hasil keterangan dan pemeriksaan kepada tiga pelaku yang berhasil kita amankan di Tasikmalaya. Mengindikasikan ada keterlibatan ibu korban dengan nama Masnah yang mempunyai motif untuk meminta uang tebusan senilai Rp. 100 juta,” jelas KapoIres Cikampek, KompoI Dony Satria Wicaksono.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa beberapa telepon genggam, ATM, buku tabungan yang akan digunakan untuk aksi kejahatanny, serta sejumlah uang tunai dan seragam sekolah yang dikenakan korban.

“Untuk keempat pelaku akan kami jerat dengan Pasal 83 junto 76 f undang – undang perIindungan anak tahun 2014, junto 328 KUHP dan atau 368 KUHP  dengan ancaman 15 tahun penjara,” tutup Dony.

Be Sociable, Share!