Kabar Peristiwa – Jalani Prostitusi Online Demi Cukupi Kebutuhan

 

Dengan niat untuk membantu meringankan beban hidup ayahnya, ASR (20) rela melakukan jalan pintas dengan melakukan prostitusi online. Hal tersebut dilakukan dengan cara menjual dirinya sendiri dan temannya PA (19) lewat jejaring sosial Facebook. Gadis yang berdomisili di Jalan Putat Jaya, Surabaya, Jawa Timur ini menjajakan jasa esek – esek kepada lelaki hidung belang.

“Tidak hanya menawarkan dirinya sendiri akan tetapi juga menawarkan bisa berhubungan seks dia dengan bersama temannya (PA),” ujar AKPB Shinto Silitonga Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya pada Jum’at 03 Februari 2017.

Prostitusi online itu dilakukan oleh ASR demi untuk mendapatkan uang, PA dan ASR baru kenal sejak sebulan yang lalu. ASR mengaku sudah melakukan hubungan seks secaraberbayar bersama dengan PA sudah sebanyak tiga kali.

“Saya sudah tiga kali dibayar untuk berhubungan seks dengan tempat tiga hotel yang berbeda,” kata ASR.

Melalui akun grupnya, ASR menjelaskan dia mengunggah foto dirinya dan PA, lantas membuka booking order dengan harga Rp. 800 ribu untuk sekali melakukan hunungan seks.

“Dari hasil itu, lantas dibagi dua. Untuk korban Rp. 400 ribu dan untuk tersangka ASR mendapatkan Rp. 400 ribu,” jelas AKBP Shinto.

ASR mengaku mau melakukan menjual dirinya dan temannya karena kebutuhan yang mendesak. Ia harus mencukupikebutuhan hidup ayahnya yang nganggur dan untuk kebutuhan dirinya sendiri.

“Karna ayah saya tidak mempunyai penghasilan, saya harus bisa memenuhi kebutuhan,” terang ASR

Sementara itu untuk PA mau melakukan jual diri karena membutuhkan uang. Dia juga mengaku untuk awal pertama kalinya dia hanya melihat saja tidak ikut main.

Pada saat itu dia mendapatkan uang bagian Rp. 150 ribu. Sementara untuk yang kedua dia diberi RP. 350 ribu.

“Aku awal pertamanya Cuma jadi penonton saja, karna keadaan saya membutuhkan uang.” Terang PA

Untuk barang bukti atas tindakan yang dilakukan oleh tersangka ASR (20) ini, PoIrestabes berhasil mengamankan satu unit handphone dengan merk samsung, satu unit handphone merk Venera serta satu lembar nota hotel tempat tersangka melakukan transaksi indehoi dengan pria hidung belang. Polisi juga mengamankan uang tunai sejumlah Rp. 500 ribu yang diduga hasil prostitusi online tersebut.

Tersangka ASR dijerat pasal 296 KUHP dan pasal 2 ayat 1 undang – undang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Dengan maksimal hukuman penjara 15 tahun.

Be Sociable, Share!