Kabar Peristiwa – Penemuan Bayi Dalam Kantong Plastik Medan

 

Kasus pembuangan bayi oleh orangtuanya semakin banyak terjadi di Indonesia. Bayi yang merupakan anugerah untuk orangtuanya, malah menjadi korban kesadisan para orangtua. Penemuan mayat seorang bayi baru lahir yang di masukan dalam kantong plastik hitam disekitar Jalan Prof HM Yamin, Gang Ulung, Medan pada Rabu (21/12).

Ketika ditemukan, bayi sudah dalam keadaan meninggal dunia. Dugaan saat ini, bayi malang tersebut sengaja telah dibuang oleh kedua orangtuanya. “Yang pertama kali menemukan mamakku. Dia nampak plastik hitam, waktu dibuka ternyata isinya orok, masih ada ari-arinya,” penjelasan seorang warga yaitu Dita.

Penemuan bayi tersebut berubah menjadi pusat perhatian seluruh warga sekitar. Bayi malang yang dibuang  dalam kantong plastik tersebut membuat seluruh warga menjadi prihatin. Tidak sepantasnya seorang bayi dirampas nyawanya, apalagi oleh kedua orangtuanya sendiri. Hukaman yang pantas untuk mereka adalah hukuman mati pula. Ketika itu warga juga berusaha untuk melakukan pencarian disekitar lokasi penemuan bayi, siapakah yang telah tega membuang bayi malang tersebut. Akan tetapi, tidak ada seorang pun yang mengetahui hal tersebut.

“Sepertinya bukan orang sini, mungkin memang sengaja membuang ke sini pagi tadi,” kata Dita.

Tidak lama kemudian, para petugas dari kepolisian Polsek Medan Timur datang ke tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan serta melakukan evakuasi pada mayat bayi tersebut. “Sudah dibawa ke RSUD Pirngadi Medan,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Timur yaitu Iptu Ainul Yaqin.

Setelah melakukan evakuasi pada mayat bayi, para petugas kepolisian melakukan penyelidikan siapa pelaku yang telah tega membuang bayi malang tersebut, serta akan menyelidiki secara tuntas. “Masih kita selidiki,” tambah Ainul Yaqin.

Kasus seperti ini memang sering terjadi diberbagai daerah. Seluruh pelaku dapat merasakan hukuman yang sepantasnya. Pihak kepolisian tidak akan diam saja, akan berusaha untuk mendapatkan pelakunya. Bayi yang tidak berdosa tersebut akan mendapatkan perawatan kematian oleh RSUD Pirngadi Medan Timur. Kasus seperti ini sebenarnya akibat dari pergaulan yang semakin bebas di Indonesia, dengan itu para orangtua harus selalu memperhatikan anaknya dan menjauhkan mereka dari pergaulan bebas.

Be Sociable, Share!