Kabar Peristiwa – Penemuan Bayi Perempuan Dalam Gundukan Tanah

 

Pembunuhan seorang bayi semakin marak di masyarakat. Beberapa bayi mengalami tidak kekerasan hingga berujung kematian. Tidak sepantasnya seorang bayi yang tidak berdoa menjadi korban kemarahan ataupun dendam. Kebanyakan dari kasus pembunuhan bayi seperti ini, pelakunya akan mendapatkan hukuman yang jauh lebih lama.

Akhir-akhir ini Petugas Kepolisian Sektor Baturraden serta Kepolisian Resor Banyumas sedang melakukan penyelidikan atas kasus penemuan mayat seorang bayi berumur dua tahun. bayi tersebut ditemukan dalam keadaan terkubur di kebun Dusun Munggangsari, Desa Karangsalam, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Diketahui mayat bayi malang tersebut berjenis kelamin perempuan. Para warga menemukannya pada hari Selasa (13/12). Kepala Polsek Baturraden Ajun Komisaris Polisi Susanto menambahkan bahwa bayi perempuan tersebut ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB.

Ia juga mengatakan bahwa dari perkiraan pihak kepolisian, mayat bayi perempuan tersebut sudah dikubur selama tiga hari. Ketika ditemukan oleh warga, bayi perempuan tersebut memakai kaos dan dalam posisi tubuh yang terlentang. Dari cirri-ciri bayi tersebut, bayi memiliki tinggi badan yaitu 80 cm, serta mempunyai rambut yang lurus. Pada saat ini mayat bayi malang tersebut sudah berada di Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, untuk dilakukannya autopsi. Sampai saat ini pihak dari kepolisian setempat belum mendapatkan informasi kehilangan dari orangtua korban.

Dari keterangan Kepala Dusun Munggangsari yaitu Sisworo bahwa sebelumnya sudah ada petani yang melihat gundukan tanah dengan ditutupi kain jarik, tepatnya di dekat semak-semak. Namun, saat itu petani tersebut tidak merasa curiga sama sekali. Kemudian setelah itu ada seorang warga yaitu Sirun (34) datang kerumah agar segera melapor ke Polsek Baturraden tentang adanya gundukan tanah dikebun serta mendengar adanya teriakan orang minta tolong. Namun, sebelum melapor ke pihak kepolisian, harus jelas dulu isinya apa, karena untuk melapor harus memiliki bukti yang jelas, barang kali isi gundukan tersebut adalah binatang. Para warga dan juga Kepala Dusun langsung melakukan pembongkoran tanah gundukan tersebut, dan menemukan mayat bayi perempuan dalam gundukan tersebut.

Be Sociable, Share!