Kabar Politik –Ahok dan Risma Salah Paham yang Berbuntut Panjang

 

Tiba-tiba dari pihak Risma atau yang memiliki nama panjang Tri Rismaharini ini meluapkan kekesalannya kepada Gubernur DKI Jakarta yaitu Bapak Basuki Tjahaja Purnama atau yang dikenal sebagai Ahok. Pihak Risma merasa tersinggung karena bapak Ahok sudah menyebutkan bahwa Surabaya dikatakan setara dengan Jakarta Selatan.

“Bapak Ahok jika berbicara harusnya pakai data, luasnya Surabaya itu hampir separuhnya dari luasnya DKI dan itu saya memimpin sendiri,” tutur Risma seperti yang dilansir dari kompar.com pada hari Minggu, 14/08/2016.

Pada saat itu, memang Risma mengakui bahwasannya dia harus berbicara dikarenakan Ahok dinilai sering membanding-bandingkan oembangunan yang ada di Jakarta dengan yang ada di Surabaya. Bagi Risma, dia telah berbicara seperti sebelum para warga Surabaya merasa tersinggung & melakukan sesuatu yang ada kaitannya dengan ucapan bapak Ahok itu.

Ucapan pak Ahok yang telah menyamakan kota Surabaya dengan kota Jakarta Selatan memang dinilai Risma dari persamaan segi luasnya saja. Dan Risma juga menjelaskan bahwa luas sSurabaya adalah 374,8 km2 dan sementara luas dari DKI Jakarta adalah 661,,5 km2.

Uang kota Surabaya dari APBD hanyalah 7,9 triliun dan sedangkan DKI 64 triliun.  “namun, kami bisa membangun trotoar, kesehatan gratis, sekolah gratis dan juga memberikan makanan kepada orang jompo disetiap harinya,” jelas Risma.

Risma juga mengatakan, bahwa kota Surabaya dapat melakukan hal itu semua dikarenakan menerapkan sebuah menajemen dan juga efisiensi dari anggaran yang ketat jadi dapat mengoptimalkan guna pelayanan kepada masyarakat.

Sebetulnya apa yang sudah Ahok katakana sudah memancing kemarahan dari pihak Risma. Saat itu Ahok menyinggung masalah pembangunan trotoar yang ada di Surabaya lebih bagus daripada di Jakarta. Dari pihak Ahok memang mengatakan bahwa hal itu merupakan hasil tangan bu Risma sendiri yang memang ahli di bidang itu, diapun juga mengakui akan belajar kepada bu Risma terkait trotoar.

“Makanya kita harus belajar ke bu Risma. Karena Bu Risma bisa menata trotoar itu pastinya juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar,” tutur Ahok.

Ahok mengatakan bahwa risma sudah belajar menata kota Surabaya sudah puluhan tahun lamanya. Karena Risma sudah pernah menjadi Kepala Dinas Kebersihan & Pertamanan Surabaya, Kepala  Badan Perencanaan & Pembangunan Surabaya juga hingga sampai saat ini dia menjadi Wali Kota disana.

Ahok juga telah mengakui pengalaman dari Risma lebih dari 10 tahun, dan itulah yang bisa membuat Risma dapat membenahi berbagai hal yang ada di Surabaya. Ahok juga menuturkan bahwa dia pun juga butuh waktu agar jalan trotoar yang ada di Jakarta dapat sebaik di Surabaya. Apalagi luas dari wilayah Jakarta lebih besar dari Surabaya.

Be Sociable, Share!