Kabar Politik – Ahok Tegaskan Bahwa Pidatonya Memang Kampanye

 

Kabar politik di dalam negeri kita saat ini sudah semakin memanas dan menjadi bahan pembicaraan oleh banyak orang dimanapun tempatnya. Seperti menjelang di gelarnya pemilihan umum kepala daerah di DKI Jakarta. Banyak pemberitaan yang semakin memanas menjelang di pemilukada DKI Jakarta. Seperti tentang pemberitaan Gubernur DKI Jakarta saat ini, Basuki Tjahaja Purnama. Dimana –mana pemberitaanya ramai tentang Ahok tersebut. Yang terakhir adalah di saat Gubernur DKI Jakarta tersebut menghadiri sebuah acara pembukaan Jakarta Fair. Ada selentingan komentar berasal dari politikus lainnya seperti Menteri DAlam Negeri Tjahjo Kumolo.

Mendagri Tjahjo Kumolo tersebut baru saja mengatakan kalau pidato yang sudah di sebutkan kalau Ahok memberikan pidato kampanye di dalam pembukaan Jakarta Fair tersebut. Setelah itu Ahok pun membenarkan pidatonya yang di katakan berbau kampanye tersebut.

“Gimana saya setiap gerak di tuduh, orang ka nuduh saya terus-terusan. Tadi juga itu bisa di bilang kampenye kok kalau bilang itu adalah kampanye,” terang dari Ahok pada saat dirinya memberikan pembenaran dalam suatu acara Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Reklamasi Teluk Jakarta yang berada di Balai Jakarta untuk hari kemarin Sabtu (11/6/16).

Berada di dalam setiap pidao, Ahok memang telah memberikan gesture karakter tegas dan kerasnya. Dirinya pun sadar kalau setiap tindakannya dan seluruh ucapannya bisa di catatkan. Bilan dirinya sudah berbuat salah, dampaknya juga tentang keluarga.

“Aku tantang ini sudah di catat sejarah, sampai dari cicit dan cucu saya, kalau tidak di bully cucu dan cicit saya karena Gubernur Ahok katakan seperti Oh itu kampanye dong. Namun tidak ada calon gubernur yang berani untuk bicara seperti itu, tidak bisa membuktikannya, itu karakter dari saya. Memang itu kampanye,” tegas dari mantan Bupati Belitung Timur tersebut memberikan penjelasan.

Bentuk jawaban Ahok ini dengan tujuan di lontarkan kepada Tjahjo Kumolo yang menyebutkan bahwa Ahok dalam pidatonya tidak sebutkan tentang Jakarta Fair, akan tetapi program-programnya menjadi Gubernur DKI. Seperti pembentukan LRT, Smart City dan beberapa rusun.

Be Sociable, Share!