Kabar Politik Baru – Fahri Hamzah Tegaskan Budi Gunawan Segera Dilantik

 

Fahri Hamzah, yang menjadi Wakil Ketua DPR RI mengharapkan supaya semua tidak ada yang meragukan dari keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas permohonan praperadilan yang sudah diajukan oleh Komjen (Pol) Budi Gunawan.  Seperti anggapan darinya, putusan tersebut memberikan suatu pelajaran kepada Komisi Pemberantasan Korupsi untuk bisa menjalani adanya prosedur yang lebih benar sebelum menetapkan seseorang tersebut untuk bisa menjadi tersangka.

“Hakim Sarpin sangat luar baisa. Apa yang sudah di ributkan selama ini tentang masalah Budi Gunawan memang tidak ada buktinya. Para penegak HAM harus bisa berpesta mendengarkan putusan dari praperadilan ini,” ujar dari Fahri Hamzah berada di dalam Kompleks Gedung Parlemen, Senin hari ini (16/2/15).

Pemimpin siding seperti Hakim Sarpin Rizaldi memutuskan kepada Budi Gunawan tentang penetapan  tersangkan kepada dirinya dari KPK tidak sah jika di lihat secara hokum. Sarpin mempunyai anggapan kalau KPK tidak bisa  mengusut kasus yang sudah di sangkakan kepada Budi Gunawan karena memang tidak termasuk dalam kualifikasi seperti yang diatur dalam UU No 30 tahun 2002 tentang KPK.

Fahri Hamzah menyebutkan kaau hasil sidang di hari ini memberikan suatu pelajaran berharga untuk KPK dalam cara mereka untuk menetapkan status orang menjadi tersangka melalui proses yang benar.

“Berada di dalam Negara hukum seperti Indonesia ini memang harus bisa mengumpulkan informasi lebih lengkap dahulu. Sebab jika memang salah, maka hasil yang didapatkan juga akan salah,” terang tegas dari Fahri Hamzah.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  terebut memberikan penjelasan kalau Presiden Joko Widodo sudah tidak mempunyai alasan lagi untuk bisa menunda pelantikan dari Budi Gunawan menjadi Kepala Polri. Seperti anggapan dari Fahri, secara de facto memang Budi Gunawan sudah bisa dilantik menjadi Kaporli karena sudah disetujui langsung dari DPR.

“Jokowi harus segera melantik Budi Gunawan berada di Istana Negara untuk bisa melengkapi dari porses de jure menjadi Kapolri,” terangnya.

Be Sociable, Share!