Kabar Politik Baru – Udar Pristono Mendadak Bisa Berjalan Dari Kursi Roda

Udar Pristono yang baru saja di vonis  selama lima tahun dan sudah mendapatkan denda sebanyak Rp 250 juta subsider 5 bulan putusan dari Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta untuk hari kemarin, Rabu (23/9/15). Sebelumnya dari vonis hakim ini memang di ketahui masih lebih rendah daripada  tuntutan yang sudah diberikan jaksa yaitu 19 tahun penjara.

Udar Pristono yang sudah terlihat sangat hirang gembira dengarkan keputusan dari hakim tersebut. Sontak saja dirinya yang langsung untuk berdiri dari kursi rodanya, dan jenggelak berjalan ke tempat majelis hakim dan pengacaranya, dirinya melakukan itu setelah dari hakim telah menutup sidang itu. Dirinya lupa kalau sudah berhari-hari datang berada di dalam persidangan hanya dengan bantuan kursi roda.

“Kursi rodanya lupa pak,” tegas dari salah satu pengunjung sidang yang dengan sangat kaget melihat Udar Pristono jenggelak berdiri dan langsung berjalan dengan normal dan jauh dari kesan rasa sakitnya dimana sebelumnya memang sulit di gerakkan. Akan tetapi Udar tidak menghiraukan adanya celetukan sang pengunjung itu, karena tetap untuk melangkah berjalan.

Sebelumnya Udar memberikan penjelasan kalau dirinya mengalami luka berada di kaki kirinya. Dari luka tersebut yang sudah berawal dari gigitan serangga pada saat dirinya di tahan berada di rumah tahanan LP Cipinang. Luka di kakinya itu disebabkan karena infeksi bakteri, lama kelamaan luka itu membesar dan kemudian sulit untuk bisa mengering karena Udar sendiri mempunyai riwayat penyakit diabetes atau penyakit gula.

Udar sudah di bantarkan penahanannya semenjak 28 Juli lalu sampai saat ini karena pertimbangan kesehatannya. Semenjak itulah Udar mulai di bantu medis berada di Rumah Sakit MMC Jakarta.

Selama dalam menjalani perawatan Udar sudah dua kali mendapatkan operasi berada di awal dan di akhir Agutus lalu. Sampai saat ini Udar sendiri masih menantikan kabar operasi ketiganya. Majelis Hakim berad adi dalam vonisnya juga telah membebaskan Udar dari tindak korupsi. Sedangkan dalam kasus Busway, Udar yang sudah disebut melakukan kesalahan administrasinya.

About The Author